oleh

NASIB PROYEK MASJID AL-IKHSAN AIK RAYAK


Warning: sizeof(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/u4853462/public_html/wp-content/plugins/ad-injection/ad-injection.php on line 824

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/u4853462/public_html/wp-content/plugins/ad-injection/ad-injection.php on line 831
Clickadu


GIMANA NASIB PROYEK  MASJID AL-IKHSAN AIK RAYAK  
DENGAN NILAI Rp.9.121.004.000,- ?
Tanjungpandan,Belitung. Pekerjaan proyek  Masjid Al-Ikhsan jalan Jenderal Sudirman Desa Aik Rayak Tanjungpandan kabupaten Belitung yang dikerjakan oleh PT. Zuty Wijaya Sejati dengan Konsultan PT. Putri Siantan volume 1 paket dengan nomor kontrak : 01/SP/Masjid/Daba/DPU/2016 tanggal kontrak 1 juni 2016 dengan Pagu      Rp.9.121.004.000,- waktu pelaksanaan 210 hari kalender. Sampai  berita ini diturunkan entah apa penyebabnya pekerjaan tersebut belum selesai, sehingga mendapatkan penambahan waktu sebanyak 50 hari kalender kerja dengan denda kurang lebih Rp.9.000.000,-/hari jika dikalkulasikan kurang lebih nilai denda Rp. 450.000.000,-.
Dari kurun waktu 2014 sampai 2016 setidaknya ada tiga pekerjaan proyek yang tidak selesai pada waktunya, seperti pekerjaan Pembuatan Kantor UPTD, Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang harus membayar denda keterlambatan sampai pekerjaan selesai, Pekerjaan Kantor Dispenda Kabupaten Belitung yang putus kontrak dan Perusahaan di blacklist sehingga pekerjaan dilanjutkan di tahun anggaran berikutnya.
Ketua DPRD kabupaten Belitung Taufik Rizani angkat bicara, (10/1/17) selama penambahan waktu lima puluh hari kalender kerja diharapkan proyek tersebut terselesaikan dan apabila tidak selesai diharapkan bagi Dinas Pekerjaan Umum agar Perusahaan tersebut di Blacklist dan begitu juga untuk pekerjaan-pekerjaan lainnya yang tidak selesai tepat waktu, beliau juga menambahkan, kita semua baik warga ataupun instansi yang terkait harap selalu memperhatikan/dipantau setiap proyek yang sedang berjalan, ini dikarenakan ada beberapa proyek di tahun 2014 sampai 2016  yang terlambat penyelesaiannya dan diberikan penambahan waktu seperti ini, kita masyarakat Aik Rayak selama ini masih diam, diawal-awal pelaksanaan kegiatan memang sudah nampak ketidakberesan, himbauan saya agar pelaku-pelaku usaha yang ada di Belitung jangan mudah langsung percaya dengan pelaku usaha dari luar demi kepentingan Belitung kita sendiri di akhir pembicaraan
Amo mandor lapangan dari Perusahaan Kontraktor saat dikonfirmasi oleh rekan wartawan mengatakan untuk keterlambatan pekerjaan kita mengikuti apa yang diatur di dalam Perpres dan beliau mengamini bahwa Perusahaan telah diberikan penambahan waktu kurang lebih lima puluh hari dan pembayaran denda telah mulai dilakukan terhitung dari berakhir masa kontrak. Perusahaan berkantor pusat di luar Belitung, kita disini hanya Cabang dan IBR sebgai kepala cabang. Selama saya menjadi mandor baru sekali ini saya mengalami kejadian seperti ini, untuk komposisi pekerja baik tenaga ahli tukang ataupun yang membantu kita ada pekerja local dan dari luar Belitung yang berjumlah kurang lebih enam puluhan orang. (9/1/17)
Ketua Lsm Lintar Ali Hasmara menambahkan,  kami dari LSM pesimis pekerjaan selesai sampai batas waktu yang ditentukan, tapi saya berharap  agar kegiatan tersebut bisa terselesaikan sampai penambahan waktu yang telah diberikan dan apabila pihak Perusahaan tidak mampu menyelesaikan pekerjaan tersebut agar pihak yang berwenang segera melakukan penindakkan sesuai dengan aturan yang berlaku, “kalau bisa jemput bola jangan menunggu bola, mari kita sama-sama membangun Belitung, jangan ada dusta diantara kita ”.(Tim)
Clickadu

Komentar


Warning: sizeof(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/u4853462/public_html/wp-content/plugins/ad-injection/ad-injection.php on line 824

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/u4853462/public_html/wp-content/plugins/ad-injection/ad-injection.php on line 831

News Feed