oleh

PENGUSAHA PASIR INISIAL Af DIDUGA LAKUKAN PENCURIAN PASIR BERKEDOK CV.BJB


Warning: sizeof(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/u4853462/public_html/wp-content/plugins/ad-injection/ad-injection.php on line 824

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/u4853462/public_html/wp-content/plugins/ad-injection/ad-injection.php on line 831
Clickadu


Direktur CV.BJB tidak pernah memerintahkan atau mengijinkan Sdr.Af untuk melakukan penambangan di IUP CV.BJB ada indikasi Af melakukan pencurian pasir secara terang terangan dan tentunya merugikan pihak Perusahaan.
Penambang pasir ilegal di Kabupaten Belitung kian harinya semakin marak. Jumlahnya terus bertambah sehingga menimbulkan permasalahan antara pengusaha penambang pasir dengan masyarakat setempat.
Hasil investigasi beberapa wartawan dan LSM Lintar dilapangan  mendapati salah satu perusahaan penambang pasir yang melakukan praktik penambangan di Dusu Ilir, Desa Bantan, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung yang melakukan penambangan pasir diluar Izin Usaha Penambangan (IUP) yakni CV. Belitung Jaya Bersama (BJB).
Akiong warga Tanjung Pandan yang merupakan salah seorang pekerja tambang pasir saat ditemui dan dikonfirmsikan membenarkan hal tersebut.
Ia mengatakan,” perusahaan tempatnya bekerja itu telah melakukan penambangan pasir di luar IUP CV.BJB. “Saat ini saya diperintahkan oleh bos saya yaitu Af untuk melakukan penambangan pasir di luar IUP CV. BJB tersebut, namun sekarang sudah kita pindahkan dalam IUP PT BJB,” ungkap Akiong.
Af adalah bos pasir diduga mengesub di CV.BJB ternyata melakukan penambangan tanpa sepengetahuan Direktur CV.BJB dan diduga memerintahkan anak buahnya untuk melakukan penambangan diluar IUP ketika wartawan mencoba menghubungi via Hp dan pesan singkat tidak ada jawaban dari Af
Ketua LSM Lintar Ali Hasmara mengatakan,  Berdasarkan Informasi dari Pihak Perusahaan CV. BJB Januar selaku Direktur tidak pernah memerintahkan untuk melakukan kegiatan penambangan diluar maupun didalam IUP CV.BJB, dan  diapun baru tahu kabar tersebut setelah ada laporan hari ini jumat 7 april 2017, dan berdasarkan informasi salah seorang yang memerintahkan penambangan diluar IUP yaitu Jend atau Af bukanlah karyawan BJB artinya ada dugaan telah terjadi pencurian pasir, diduga orang yang berinisial Jend diduga dari perusahaan InBer, Januari sendiri mengatakan bahwa orang orang tersebut melakukan penambangan di IUP CV.BJB maupun diluar IUP tanpa sepengetahuannya,mereka diduga ngesub secara liar.
“Aktivitas penambangan semacam ini tentu saja sangat merugikan, baik untuk masyarakat maupun Pemerintah Daerah. Karenanya, Intansi-intansi terkait ataupun Penegak Hukum diharapkan agar dapat menindak tegas pelaku penambang pasir ilegal tersebut dan kami dari LSM Lintar berharap pihak kepolisian segera bertindak untuk turun kelapangan karena ada dugaan pencurian pasir secara terang terangkan tersebut telah merugikan dan mencemarkan perusahan pemilik IUP  yaitu CV.BJB,” ungkap Ali Hasmara
“Kapolsek Membalong saat dikonfirmasi oleh wartawan belum dapat memberikan jawaban.
 ( Tim )

Clickadu

Komentar

News Feed