oleh

UMUR 4 TAHUN MENGUASAI TANAH, UMUR 62 TAHUN DIBUATKAN SKT

Clickadu

UMUR 4 TAHUN MENGUASAI TANAH, UMUR 62 TAHUN DIBUATKAN SKT

MANTAN KADES  DIBELITUNG DIDUGA LANGGAR UNDANG UNDANG ? 

 
Persekongkolan sekitar 7 lalu  yang dilakukan oleh beberapa orang hingga akhirnya seseorang anak  diduga menguasai tanah pada umur 4 tahun dan 62 tahun kemudian membuat SKT ( Surat Keterangan Tanah ) ini merupakan persekongkolan jahat dan diduga  bisa dijerat dengan hukum pidana.
Ahli Waris pemilik tanah Mat Arip mengatakan ,” saya kecewa kepada mantan kades Tanjungtinggi yang mengeluarkan SKT ( Surat Keterangan Tanah ) terhadap seseorang  sekitar 7 tahun yang lalu, tanpa meneliti umur berapa dia menguasai tanah, sementara seseorang yang dibuatkan SKT oleh oknum kades pada saat menguasai tanah baru umur 4 tahun, sementara saya selaku ahli waris tidak dapat memiliki lahan tersebut, sudah berbagai cara saya berusaha untuk mendapatkan kembali, tapi karena diduga ada persekongkolan jahat tingkat tinggi, saya selalu kalah, sampai kepengadilanpun saya dikalahkan, sementara bukti bukti sah sebagai ahli waris ada dengan saya, tapi saya tidak akan menyerah  dan terus berusaha sampai kapanpun saya akan berjuang untuk mendapatkan hak saya, saya yakin saya bisa, karena BPN aja tidak mau membuatkan sertipikat utk lahan tersebut” ungkap Mat Arip
Humas LSM Lintar Hermanto kepada Wartawan mengatakan,” Ini jelas jelas sesuatu yang direkayasa dan penuh kebohongan kami akan bongkar kasus ini, pada tanggal13 Oktober 1976 Mahkamah Agung sudah mengeluarkan Yurisprudensi Nomor 477yang menyatakan Usia Dewasa adalah 18 Tahun atau sudah pernah menikah, Kemudian tanggal 26 Januari 2015, oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang melalui Surat Edaran No. 4/SE/I/2015 tentang Batas Usia Dewasa Dalam Rangka Pelayanan Pertanahan. SE No 4/SE/I/2015 tersebut menyatakan bahwa batas usia dewasa dalam melakukan perbuatan hukum terkait dengan pengalihan dan pembebanan tanah-tanah di Indonesia di tetapkan menjadi 18 tahun atau sudah menikah, kalau tidak percaya baca di internet : http://irmadevita.com/2008/batas-usia-dewasa/jadi saya tidak bicara sembarangan dan semua itu berdasarkan undang undang yang berlaku, “ ungkap Hermanto
“ kemudian kalau ada seseorang atau beberapa orang atau oknum pejabat kepala desa membantu proses penyerobotan tanah jelas bisa dipidanakan, Penyerobotan tanah adalah pendudukan atas tanah yang sudah dipunyai oleh orang lain, penyerobotan tanah diatur dalam KUHP dan Perppu 51/1960, dimana diatur larangan memakai tanah tanpa izin yang berhak atau kuasanya yang sah.
Pihak yang berhak atas tanah tersebut dapat melakukan langkah hukum pidana dan perdata untuk menjerat perbuatan oknum kepala desa yang membantu proses penyerobotan tanah.
Jika ingin menjerat secara hukum pidana, maka dapat dikenakan pidana yang terdapat dalam KUHP maupun dalam Perppu 51/1960. Perppu 51/1960 misalnya, yang mengatur mengenai larangan memakai tanah tanpa izin yang berhak atau kuasanya yang sah.
Memakai tanah adalah menduduki, mengerjakan dan/atau mengenai sebidang tanah atau mempunyai tanaman atau bangunan di atasnya, dengan tidak dipersoalkan apakah bangunan itu dipergunakan sendiri atau tidak. Memakai tanah tanpa izin yang berhak atau kuasanya yang sah adalah perbuatan yang dilarang dan diancam hukuman pidana kurungan dan/atau denda.
Pidana ini juga berlaku bagi orang yang memberi bantuan dengan cara apapun juga untuk melakukan perbuatan memakai tanah tanpa izin pihak yang berhak atas tanah tersebut. Oleh karena itu, oknum kepala desa yang memberikan bantuan dalam penyerobotan tanah (pendudukan tanah oleh orang lain), dapat dipidana juga.
Di sisi lain dalam hukum perdata, jika pihak yang berhak atas tanah tersebut merasa dirugikan atas penyerobotan tanah, maka langkah hukum yang dapat ditempuh adalah mengajukan gugatan perdata atas dasar perbuatan melawan hukum, yang saya katakan ini sesuai apa yang saya baca informasi di internet : http://www.hukumonline.comtanpa rekayasa berdasarkan informasi hukum,” jelas Hermanto.( Ali Hasmara )

Clickadu

Komentar


Warning: sizeof(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/u4853462/public_html/wp-content/plugins/ad-injection/ad-injection.php on line 824

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/u4853462/public_html/wp-content/plugins/ad-injection/ad-injection.php on line 831

News Feed