oleh

PENAMBANGAN PASIR PT DIKA YOGA TAMA DI BATU AIR KEC.SIMPANG PESAK BELTIM MENGGUNAKAN POMPA HISAP DIDUGA MERUSAK KAWASAN DAS


Warning: sizeof(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/u4853462/public_html/wp-content/plugins/ad-injection/ad-injection.php on line 824

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/u4853462/public_html/wp-content/plugins/ad-injection/ad-injection.php on line 831
Clickadu


PENAMBANGAN PASIR PT DHIKA YOGATAMA DI BATU AIR   KEC.SIMPANG PESAK BELTIM  MENGGUNAKAN POMPA HISAP  DIDUGA BELUM ADA IZIN

Penambangan pasir menggunakan Pompa Hisap sebanyak 6 set diduga illegal dan mmerusak Kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) sudah berlangsung cukup lama  diduga belum ada izin, pihak pihak bertanggung jawab diduga tutup mata, apakah ada setoran khusus kepada pihak pihak tertentu ?
berdasarkan konfirmasi Sdr Candra sebagai pemilik IUP mengatakan sudah dilakukan rapat bersama  pertambangan dan BPLHD, namun faktanya diduga izin revisi UPL/UKL belum ada kenapa terus beroperasi ?
Sdr. Ibnu Ketua DPD LSM Laki Propinsi Babel mengatakan,” Dari hasil Investigasi kami LSM Laki dan LSM Lintar pada hari jumat 28 Juli 2017 lalu saya sebagai Ketua menyatakan bahwa kegiatan penambangan pasir di lokasi PT. Dika Yogatama diduga illegal, karena berdasarkan informasi bahwa mereka PT. Dika Yoga Tama seharusnya mengelolah pasir dengan menggunakan panglong bukan pompa hisap, karena sampai saat ini setahu saya tidak ada ijin mengelolah pasir menggunakan pompa hisap kecuali kalau ada mungkin dalam proses, harapan kami sebagai organisasi kontrol supaya perusahan bekerja asalkan mempunyai legalitas yang syah seperti ada UPL/UKLnya yang disyahkan oleh pemerintah setempat, tapi kalau perusahaan bekerja secara illegal ini harus di tutup, harapan saya kepada pemerintah BelitungTimur dan penegak Hukum harus bersikap tegas dan tutup lokasi pertambangan pasir PT. Dika Yoga tama,”Tegas Ibnu 
“ Mayarakat umum saja yang melaksanakan aktifitas penambangan timah menggunakan ponton/rajuk atau pompa hisap ditangkap dan pontonnya dibakar, kenapa penambangan pasir menggunakan ponton/pompa hisap tidak ditangkap ? ada apa ? Saya sudah mengirim sms ke Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Babel dan ke Wakil Bupati Belitung Timur berkaitan dengan dugaan penambangan illegal menggunakan pompa hisap supaya mereka segera bertindak, tapi kalau tidak bertindak ada apa ya ? karena saya dapat informasi dari Kadus Batu Air bahwa ijin PT.Dika Yoga Tama diduga sudah tidak berlaku,  dan kalau itu benar artinya  kegiatan PT.Yoga Tama illegal,” ungkap Ibnu.
Sekretaris LSM Lintar Belitung Sukardi menambahkan,” PT.Dika Yogatama selama ini merasa kebal hukum, infonya ada orang berbintang dibelakangnya, jadi kegiatan penambangan pasirnya walaupun diduga illegal tidak ada satupun aparat hukum yang berani bertindak, pihak desa aja tidak bisa bertindak walaupun diduga mengetahui kegiatan tersebut illegal, sudah berapa kali kami bertindak tapi hasilnya nol, semua tutup mata tidak ada yang mau bertindak, dari dugaan menggunakan pelabuhan diduga illegal dan pengelolahan pasir yang di subkan ke pihak pihak lain, kami dari LSM Lintar berharap aparat penegak hukum di Jakarta setelah membaca berita ini mau berindak tanpa pandang bulu, kami juga sudah melapor ke Pol PP Beltim untuk segera turun kelapangan,” tegas Sukardi.
Sdr. Candra melalui balasan sms konfirmasi mengatakan,” Kami sudah bahas dengan Pertambangan sejak tahun lalu, dan kami sudah membuat rev. UPL dan UKL  untuk menggunakan pompa hisap, mohon konfirmasi dengan  BPLHD,”Jelas Candra .  
Sdr. Candra tidak menjelaskan apakah revisi UPL dan UKL tersebut sudah disetujui atau tidak beliau hanya membalas melalui sms “ sebaiknya Bapak cek dengan BPLHD, supaya bapak lebih yakin”
Kami coba menhubungi kepala BPLHD Belitung Timur Tapi belum bisa di konfirmasi. ( Ali Hasmara )
Clickadu

Komentar


Warning: sizeof(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/u4853462/public_html/wp-content/plugins/ad-injection/ad-injection.php on line 824

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/u4853462/public_html/wp-content/plugins/ad-injection/ad-injection.php on line 831

News Feed