oleh

KAPAL KONGSI JARING IKAN DIWILAYAH PULAU BUKU LIMAU BELITUNG TIMUR ?

Clickadu


Adanya Aktifitas penangkapan Ikan menggunakan kapal Kongsi di wilayah Pulau Buku Limau menjadi pro dan kontra,pemilik kongsi siap memberikan kontribusi untuk pembuatan Masjid sebesar 20 Juta asal bisa melakukan penangkapan ikan. 
Ketua BPD Buku Limau Abdul Hafid  Umar DRS  ketika dikonfirmasi melalui sms maupun tatap muka dengan wartawan 27/09/17 mengatakan, “  Kapal kongsi itu bukan lagi sandar di pelabuhan Buku Limau malah melakukan penangkapan ikan yang dilarang sesuai peraturan desa, ini info dari masyarakat, dan harus ditindak lanjut pak agar jelas siapa dibelakang yang mengizinkan kapal kongsi ini, kapal kongsi yang beroperasi di pulau buku limau dan mengenai perjanjian yang di buat oleh desa dengan warga saya tidak mengetahi maupun masalah uang yang di janjikan oleh pemilik kongsi membayar 20 juta untuk pembangunan masjid saya juga tdk tahu sebab saya tidak pernah di libatkan dalam rapat mengambil keputusan perjanjian dengan jaring kongsi tersebut,saya selaku ketua BPD merasa di langkahi wewenangnya oleh kades,” ungkap Abdul Hafid  Umar DRS.
Ketua  LPM  Desa Buku Limau Abdul Rahman ketika bertemu dengan wartawan menambahkan,”  Kapal Kongsi betul ada tapi di manggar namun kapal tersebut beroperasi di wilayah kepulauan buku limau  bersandar di pulau bakau,maranae,pulau berlian juga singgah ke pulau nangka, menurut informasi  warga tersebut  kapal kongsi beroperasi di pulau buku limau di duga seizin  kades buku limau dengan perjanjian bersedia membayar 20 jt untuk pembangunan masjid  dan masyarakat buku limau di larang  untuk mengambil ikan di kapal kongsi itu jika ada yang mengambil ikan itu akan di kenakan denda 10 juta namun informasi yang aku dapat dari warga diduga ada saudara dekat pak kades yang membawa ikan di jual dimanggar dan di duga yang bawa ikan di manggar adalah whe,muks dan smg,” ungkap Abdul Rahman
Ketua  Karang Taruna Desa Buku Limau Amirudin Mengatakan,”  benar pak ada kapal kongsi yang beroperasi di wilayah pulau buku limau  saya pernah melaporkan kepada ketua BPD sekitar tanggal  25 september 2017 mengenai kapal kongsi tersebut, dan betul saya dapat informasi ada sebentuk perjanjian dari pemilik jaring kongsi memberikan uang 20 juta untuk pembangunan masjid dan informasinya uang itu diduga sudah ada sama pak muksin dan belum di salurkan kepada desa dan warga buku limau bertanya tanya masalah uang itu kemana  uang itu,  saya selaku ketua karang taruna tidak dilibatkan dalam musyawarah dengan pihak kongsi untuk membayar 20 juta tersebut, Saya tidak terlibat dalam masalah uang 20 juta tersebut, karena kapal jaring kongsi  termasuk barang yang dilarang untuk beroperasi,” tegas  Amirudin ( Hendri Yadi/Ali Hasmara )
Clickadu

Komentar


Warning: sizeof(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/u4853462/public_html/wp-content/plugins/ad-injection/ad-injection.php on line 824

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/u4853462/public_html/wp-content/plugins/ad-injection/ad-injection.php on line 831

News Feed