oleh

Penambangan Timah Diduga Ilegal Di Desa Jangkar Asam Beltim Terus Berlanjut

Clickadu


Tambang timah sekitar 40 meter dari jalan umum

Gantung Beltim. Ketua LSM Lintar cabang Beltim Hendri Yadi ketika dikonfirmasi dengan wartawan mengatakan,” Penambangan Timah seharusnya berada dilokasi tertentu dan harus memiliki IUP,IPR atau IUPK, tapi fakta dilapangan sudah tidak sesuai lagi, begitu yang dilakukan oleh warga berinisial WW, diduga dengan seenaknya melakukan penambangan liar sekitar 40 meter dari jalan umum wilayah Desa Jangkar Asam,ini sudah melanggar Undang undang pasal 158  UU No 4 Tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara yang berbunyi setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP,IPR atau IUPK sebagaimana di maksud dalam pasal37,pasal 40 ayat (3), pasal 48,pasal 67 ayat (1)pasal 74 ayat (1) atau (5) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp.10.000.000.000,00 ( sepuluh miliar) dan temuan ini sudah saya laporkan kepada Kasappol PP Beltim mudah mudahan ada tanggapannya, “ ungkap Hendri Yadi
Salah seorang warga Desa Jangkar Asam Kecamatan Gantung tidak mau disebutkan namanya mengatakan,” saya sudah pernah mencegah  tapi oleh pemilik tambang tersebut tidak di indahkan orangnya arogan,  kegiatan tambang ini sudah berjalan kurang lebih satu bulan ternyata aman aman saja,” Ungkap warga tersebut.
Ronny setiawan Kasat Pol PP  Beltim dengan singkat mengatakan,” pada dasarnya setiap aktivitas yang melanggar ketentraman dan ketertiban umum harus dilakukan tindakan yang di awali dengan peringatan/ himbauan lisan dan tulisan, bila masih berlanjut baru dilakukan penertiban,” ungkap Ronny setiawan ( Tim )
Clickadu

Komentar


Warning: sizeof(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/u4853462/public_html/wp-content/plugins/ad-injection/ad-injection.php on line 824

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/u4853462/public_html/wp-content/plugins/ad-injection/ad-injection.php on line 831

News Feed