oleh

MANTAN KADES AIR SERUK ” Hukum Tidak Berpihak Pada Kebenaran “

Dua tahun sudah Kepala Desa (Kades) Aik Seruk, Kecamatan Sijuk Sukardi (55) sebagai Terpidana , atas kasus, yakni pertanggung jawaban dana retribusi, atau dana pengelolahan pertambangan Desa Air Seruk, berikut perbincangan nya dengan Akhlanudin dari AksiBabel

AB : Bagaimana kondisi nya sekarang pak?
Sukardi : Saya sudah ditahan sejak sejak tgl 14 desember 2016 sampai sekarang,, di lapangan klas II A Pangkal Pinang, walaupun dalam persidangan perwakilan masyarakat telah memberikan kesaksian dan bertanggunggung jawab atas penggunaan dana tersebut saya tetap dinyatakan bersalah, UU tentang Desa yang begitu luas memberikan ruang bagi pemerintahan desa untuk membuat kebijakan tidak menjadi pertimbangan hakim.
AB : jadi posisi nya sekarang pak Sukardi bagaimana?
Sukardi : Ada Teman2 yang menyarankan untuk PK tapi saya uda pesimis dengan penerapan hukum dinegri kita, sekarang upaya yang akan dilakukan masyarakat dari jamaah telah menyiapkan surat penyerahan masjid kepada negara sebagai  pengganti kerugian negara yang telah dibebankan kepada saya selaku kepala desa,
AB : Kondisi di Desa Aik Seruk pasca pak Sukardi di tahan?
Sukardi : Sejak saya ditahan perusahaan itu tidak lagi memberikan sumbangannya,padahal logikanya,kalau mmang itu uang negara sumbangan itu tetap harus.jalan, kalau tadinya dianggap salah karena tidak masuk kas desa, ya seharusnya sumbangan berjalan dengan cara masuk kas desa. Sejak saya ditahan masyarakat hanya dapat debu kendaraan.
AB : Terhadap kondisi yang menimpa pak Sukardi, apa yang Bapak rasakan?
Sukardi : Penerapan hukum kita betul-betul zalim tanpa memperhatikan riel dilapangan, sepertinya zaman penjajah setelah rajanya ditangkap, rakyat tak lagi berani berbuat banyak,  perusahaanpun sewenang -wenang mengeruk kekayaan alam tanpa memberikan manfaat bagi pembangunan masyarakat sekitar.
Ternyata ini yg kami dapatkan dan saya khususnya sebaga warga Desa Aik Seruk yg disebut desa pahlawan, setelah 72 tahun Indonesia Merdeka sumber : http://www.aksibabel.com

Komentar

News Feed