oleh

Gerakan moral masyarakat Belitong, menolak LPPOM MUI Babel menetapkan mie atep sebagai duta halal Belitong

Clickadu
H. Zulkifli Umar, S.S, M.M Ketua Gerakan  Peduli Halal Belitung dan Ketua Umum Ikatan Keluarga Masyarakat Belitung dalam siaran Press Rilisnya mengatakan,” Adanya fakta yang berkembang saat ini berkaitan dengan pemberian sertifikat halal yang diberikan oleh LPPOM MUI Babel ke mie atep dalam wkt yg singkat dan cepat, meski sebelumnya secara nyata 2 kali ditemukan bahan tidak halal oleh LPPOM MUI Babel sehingga 2 kali pula dinyatakan tidak memenuhi syarat kehalalan.
Bahkan, mie atep merupakan unit usaha yang semula menolak himbauan LPPOM MUI untuk mengajukam sertifikasi halal. Dan dalam persoalan ini, tidak ada itikad baik dari mie atep kepada masyarakat atas kelalaian mereka tersebut. 
Dan sekarang secara mengejutkan, berbarengan dengan diberikannya sertifikat halal oleh LPPOM MUI Babel, mie atep juga ditetapkan sebagai duta halal oleh LPPOM MUI Babel. Sebuah sematan yg dinilai ceroboh, tidak peka dan tidak beralasan. Apakah penghargaan tersebut layak disematkan pada mie atep yang pernah 2 kali berstatus tidak halal dan pernah menolak utk diaudit halal? Dan apa urgensinya penghargaan itu? Tidak adakah unit usaha kuliner lain yang lebih layak dan lebih baik dalam kepatutan dan ketaatan mengurus sertifikasi halal ini?
Ada apa dengan LPPOM MUI Babel sampai sedemikian mengistimewakan mie atep sehingga proses penerbitan sertifikat halalnya bisa dipercepat dan bahkan mendapatkan penghargaan sebagai duta halal? Bahkan lebih istimewanya lagi, dihari diberikannya sertifikat halal oleh LPPOM MUI, juga dihadiri bupati dan forkominda sebagai bentuk syukuran atas mendapatkan sertifikat halal. Apakah itu layak dilakukan setelah peristiwa lalainya mie atep atas proses halal? Penting pula ditanyakan apakah besar sumbangsih mie atep bagi pendapatan daerah sehingga begitu diistimewakan?
Dilain keadaan, banyak unit usaha kuliner lain baru mendapatkan sertifikasi halal pada bulan september 2018, meski sudah di terbitkan pada bulan mei 2018.
Dengan segala fakta dan keraguan sebagaimana disampaikan di atas, untuk itu kami dengan ini menyatakan MOSI TIDAK PERCAYA dengan LPPOM MUI Babel dan menuntut agar penghargaan sebagai DUTA HALAL ke mie atep utk segera DICABUT.
Kami juga meminta LPPOM MUI Babel lebih memperhatikan kondusivitas sosial dan kenyamanan masyarakat Belitung secara keseluruhan. Apa yang terjadi pada mie atep merupakan peristiwa yang telah menciderai perasaan umat dan mengusik rasa keadilan masyarakat. Semestinya LPPOM MUI Babel bisa lebih memahami itu, Tanjungpandan, 12 September 2018. 
Clickadu

Komentar

News Feed