oleh

RENCANA PELABUHAN DENDANG DENGAN NILAI 40- 50 M MASIH ANGAN ANGAN ?


Warning: sizeof(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/u4853462/public_html/wp-content/plugins/ad-injection/ad-injection.php on line 824

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/u4853462/public_html/wp-content/plugins/ad-injection/ad-injection.php on line 831
Clickadu

Saat Yuslih Ihza bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, 5 Juli 2018, meminta Pemerintah Pusat dapat menganggarkan dana untuk Pelabuhan Dendang agar terbuka keran investasi dan menurunkan harga barang kebutuhan di Belitung Timur,  hal ini perlu diapresiasi sebab pemerintah pusat sudah menganggarkan dana sebesar 40 – 50 M, namun sayang penempatan lokasi Pelabuhan di daerah Dendang ini tidak di dukung dengan payung hukum aturan dan lahan yang siap untuk itu.
Ade Kelana ketua LSM Fakta Belitung Timur 24/10/2019 kepada wartawan mengatakan, “Dari keterangan yang disampaikan kadishub Beltim Adlan Taufik ke media masa ternyata lahan untuk pelabuhan di Dendang pun belum ada kejelasan, pada tanggal 9 Juli 2018 beliau pernah mengatakan “Mudah-mudahan satu dua minggu kedepan sudah ada hibah dari PT SMM, ke pemerintah daerah, setelah itu kami akan sertifikasi ulang lahan seluas 1-5 Hektar, kemudian kami hibahkan ke UPP Manggar, sebagai bahan sertifikasi itu,”
Tetapi pada Jum’at 19 Oktober 2018, Taufik mengemukakan “Lahan yang ada sedang dalam proses hibah dari PT SMM (Sahabat Mewah Makmur) ke Pemkab Beltim. Total lahan yang akan dihibahkan seluas 1,67 hektar,”
Artinya dari janji dua minggu hingga tiga bulan berlalu ketersediaan lahan untuk pelabuhan Dendang belum ada kepastian,” ungkap Ade kelana
“ PELABUHAN TELUK ASAM,  Sebetulnya Beltim sudah mempunyai payung hukum yang jelas untuk pembangunan Pelabuhan, yaitu di Teluk Asam Kecamatan Kelapa Kampit, dengan anggaran sebesar Rp. 30.000.000.000,- (tiga puluh milyar rupiah) yang dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Belitung Timur, yang tertuang di Peraturan Daerah Kabupaten Belitung Timur Nomor 5 Tahun 2007, tentang Pembentukan Dana Cadangan Untuk Pembangunan Pelabuhan Teluk Asam di Kecamatan Kelapa Kampit, namun pembangunan Pelabuhan Teluk Asam Kecamatan Kelapa Kampit belum dapat dilakukan karena lokasi Untuk pembangunan Pelabuhan Teluk Asam Kecamatan Kelapa Kampit masih berstatus kawasan hutan lindung.
 Perlu ada penjelasan kongkrit dari Pemkab Beltim mengapa Perda ini  tidak direalisasikan, dan apakah Perda ini sudah tidak berlaku lagi dan ada Perda pengganti dari Perda tersebut. Hal ini harus terinformasi luas kesemua pihak, didaerah, propinsi dan ke tingkat pusat jangan ada kesan seolah2 Pelabuhan Dendang hanya sebagai alat untuk menarik dana pusat namun tidak terpayungi aturan yang jelas, Ingat !! masalah Pelabuhan ASDP sampai hari ini sudah menghabiskan dana negara yang tidak sedikit namun tidak memberi manfaat dan bermasalah,” Jelas Ade kelana
Menurut keterangan ade kelana kadishub Beltim Adlan Taufik mengatakan “Pelabuhan Dendang diharapkan menjadi pelabuhan yang representative untuk arus investasi di Kabupaten Beltim, tentu saja banyak investasi yang masuk,” “Selain itu, dengan adanya pelabuhan Dendang harga-harga barang kebutuhan dapat ditekan, mengingat jaraknya yang relative lebih dekat dengan Jakarta”.
“ Pendapat ini belum tentu benar, karena faktor jarak pelabuhan dengan gudang distributor sangat mempengaruhi harga jual nantinya. Jarak Dendang ke Tanjung Pandan akan lebih menguntungkan dibandingkan Dendang ke Manggar ataupun ke Gantung, artinya Kabupaten Belitung akan lebih diuntungkan dari pada Kabupaten Beltim, akan jauh berbeda jika Pelabuhannya berada di Teluk Asam Kelapa Kampit, jarak ke Manggar, Kelapa Kampit maupun Gantung bisa lebih diuntungkan untuk pendistribusian produk,” Ujar Ade Kelana
“ Kalau saya menyarankan :  Pelabuhan di Teluk Asam karena Lebih menguntungkan secara ekonomi dan sudah ada payung hukum yang jelas, hanya sedikit urusan pelepasan kawasan hutan untuk lahannya dan danapun sudah cukup besar di cadangkan sehingga lebih recomended untuk di tetapkan.
Pelabuhan di Dendang: Lebih dekat ke Tanjung Pandan, praktis Kabupaten Belitung lebih diuntungkan, serta belum adanya payung hukum yang jelas, sehingga dapat menimbulkan masalah di kemudian hari dan akan menempuh urusan yang berbelit2 nantinya.
Sudah seharusnya setiap OPD dalam mengambil keputusan terlebih dahulu memperhatikan aturan yang sudah dibuat (Perda) sebagai pertimbangan utama, selalu mengikut sertakan semua stake holder untuk kemajuan Kabupaten Beltim, DPRD Kabupaten Beltim harus pro aktif mengawasi pelaksanaan Perda yang sudah menjadi produk hokum, harus Ada kejelasan jumlah pasti cadangan dana Teluk Asam yang tersedia di kas keuangan Kabupaten Beltim, DPRD harus mampu memperjelasnya.  Peraturan Daerah Kabupaten Belitung Timur no 4 Tahun 2010 Tentang Perubahan Peruntukan Dana Cadangan Pembangunan Pelabuhan Teluk Asam Kecamatan Kelapa Kampit menjadi dana untuk pembangunan Pasar Manggar dan peruntukan dana cadangan untuk pembangunan Auditorium, dan sarana olah raga sebesar Rp 11.000.000.000.( 11 M ) Faktor pengurang dana cadangan Pembangunan Pelabuhan Teluk Asam,” Ungkap Ade Kelana dengan tegas.( Ali Hasmara )
Clickadu

Komentar


Warning: sizeof(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/u4853462/public_html/wp-content/plugins/ad-injection/ad-injection.php on line 824

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/u4853462/public_html/wp-content/plugins/ad-injection/ad-injection.php on line 831

News Feed