oleh

Mengukur Keamanan Data Di Era Informasi

-Berita, Daerah-14 views
Clickadu

Tanjungpandan, – Mengacu UU Pemerintah Daerah, Keterbukaan Informasi Publik Dan Persandian Keamanan  penting digelarnya Bimbingan Teknis untuk membina aparatur sipil dalam mengolah data.  Kemampuan ini dilakukan dalam guna mengamankan data strategis sekaligus mengukur tingkat keamanan data.

Kasubit Tata Kelola Keamanan Informasi Badan Siber Dan Sandi Negara, Nurchairani,SE menyebut bahwa pihaknya lebih banyak berkoordinasi dengan Provinsi termasuk mengelola data. Di tingkat pusat, Kementerian Keuangan (2008) dan Kemenkes (2019) memiliki indeks KAMI yang baik dari 10 kementerian/lembaga yang dinilai BSSN, sedangkan dari lima provinsi (DKI,Jabar, Jatim, Jateng, DiY) yang dievaluasi Provinsi Jawa Barat miliki indeks KAMI tertinggi. 

“Namun tak salah kalau kabupaten seperti Belitung mau proaktif meski koordinasi kami hanya sampai tingkat Provinsi sebenarnya,” terang Nurchairani di ruang rapat Diskominfo Belitung pada Kamis (28/11/2019).

Selain Nurchairani, narasumber dari BSSN menghadirkan Sandiman Muda dari Sub Direktorat Audit Keamanan Informasi  Muhammad Nur Afif SST. Muhammad Nuh mengakui Ada perbedaan nomenklatur antara Kabupaten dan Provinsi. Menurutnya kalau mengikuti UU 23, persandian dan keamanan tidak bisa dipisahkan. Sementara di Provinsi Babel, persandian dan keamanan dipisahkan. Ada juga yang menggabungkan fungsi keamanan informasi dengan bidang penyelenggaraan e-Government.

Dalam sambutan Bupati Belitung.yang diwakili Oleh Asisten Sekda Ekbang Jasagung Hariyadi menjelaskan arus informasi yang bergerak dalam ruang dan waktu membuat kebijakan (pemerintah)  berkembang lebih cepat, validitas tidak lagi ukuran hingga muncul hoax.

Indonesia masuk dalam empat besar pengguna internet terbanyak dengan pola perilaku yang perlu dicermati. APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) menyebut penetrasi menyentuh pada level 54 persen . Maka informasi yang valid sangat penting untuk mewujudkan citra positif. Citra ini pada akhirnya ini terkait dengan kepercayaan publik. Bimtek ini diikuti kurang lebih 60 peserta dari berbagai OPD di lingkungan pemerintah Kabupaten Belitung. (sumber website Pemda Belitung ). Ali Hasmara

Clickadu

Komentar

News Feed