oleh

Perwabel Mitra BNN Belitung Sebagai Relawan Anti Narkoba

Clickadu
Narkoba tidak mengenal status sosial, mau miskin mau kaya, mau besar mau kecil dengan mudahnya dia masuk, kalau sudah sakau tabung oksigen yang terpasang di orang tua yang sedang sakit pun dijual demi mendapatkan barang terlarang tersebut.
 
Isyak Meirobie Wakil Bupati Belitung dalam kesempatan Penandatanganan MOU Pakta Integritas Dan Sosialisasi Badan Narkotika Nasional Kabupaten Belitung Dengan Pengurus Perwabe mengatakan, ” saya punya banyak pengalaman sejak masih kuliah melihat orang menggunakan narkoba sampai detik ini, saya sering shering dalam acara acara BNN bagaimana narkoba bisa menghabiskan kita sampai ketitik paling habis, narkoba tidak mengenal status sosial, mau miskin mau kaya, mau besar mau kecil, sama, tapi rata rata yang menggunakan narkoba itu siapa ? pertama yaitu orang yang di buli, jadi kawan kawan di perwabel hati hati kalau ada kawan yang dibuli nanti lama lama dia putus asa pakai narkoba, dikampus itu sering, ada anak yang dibuli duduk dipinggir kelas, dijelekkan Jelekin, dianggap paling bodoh, pakai kacamata kayak saya gitulah…, rambutnya paling aneh, lama lama dia merasa sendiri, dia merasa tidak punya temen, dan akhirnya temennya ada obat obatan yaitu narkoba, dia mengasingkan diri dengan obat obatan dia menghilangkan diri dari dunia kenyataan sebentar, sudah itu dia akan kembali lagi setelah dia sadar, ini hati hati kawan kawan ya,  termasuk didalam keluarga kalau kita membuli anak kita sendiri anak yang disayang atau anak yang  kurang disayangi biasanya anak yang kurang disayangi ini yang mudah dipengaruhi yang kedua itu siapa, yaitu orang orang yang punya kelebihan kelebihan apa, kelebihan uang, kelebihan status sosial dan lainnya ia ingin mencoba sesuatu yang menantang yang lebih baru, jadi jangan merasa punya mobil Lamborghini tidak mungkin, justru mereka yang mudah karena dia  merasa dunia bisa dia beli,  dengan segala sesuatu dia bisa atur, tapi faktanya tidak bisa,” ungkap Isyak
saya punya saudara yang sekarang sudah tobat, dia itu pengguna obat ekstasi tapi sekarang sudah bebas, saya punya teman tega menjual tabung oksigen ayah sendiri, ayahnya sakit stroke didalam kamar terbaring pakai tabung oksigen, ketika dia terkena kecanduan narkoba, tabung oksigen bapaknya itu dijual, karena barang didalam rumah sudah kosong jadi kalau sudah sakau apapun yang tersisa habis…, Kawan kawan wartawan adalah juru bicara yang pas yang paling terdepan tidak ada kata terlambat yang terlanjur mencoba tidak ada kata terlambat untuk berhenti,  saya kemarin dapat inspirasi dunia ini bukan diwariskan tapi dititipkan kalau diwariskan saya bisa habiskan hari ini, boleh tidak tapi kalau dititipkan wajib dikembalikan kepada generasi yang akan datang, saya ingatkan dunia sudah berubah ke dunia digital yang sangat cepat ekonomi adalah pintu masuk yang paling potensial penyebaran narkoba, Belitung akan menjadi destinasi Internasional yang luar biasa, dan tiga bulan terakhir ini menunjukkan grafik pertumbuhan wisatawan asing yang tinggi dan wisata menggeliat naik lagi, karena dengan gampang orang masuk dengan kapal pesiar dibelakang pulau lengkuas terus pakai sekoci masuk ke Tanjung Kelayang Tanjung tinggi, disebar narkobanya selesai urusannya, Belitung itu terlalu gampang dimasukin karena jumlah aparat yang bisa dihitung TNI POLRI berapa sih Polair berapa sih, masyarakat yang sadar mau nangkap mereka berapa banyak…itu pasti mereka sudah pelajari, cara gangster mafianya narkoba masuk Belitung itu seperti mereka mau bisnis besar kirim dulu intelejennya mirip polisi punya Intel, BNN punya Intel dia juga punya Intel, dia kirim Intel keBelitung setahun dua tahun untuk mempelajari situasi dibelitung  dia pelajari dulu petanya, oh penggunanya masih sedikit kirim dulu racuni dulu perbanyak dulu konsumennya, kalau konsumen sudah banyak  berarti pasarnya sudah banyak untuk mendatangkan barangnya, baru berputar uangnya, pengusahaan narkoba tidak akan mungkin masukan barang kalau penggunanya sedikit dia racuni dulu dia kasih dulu dengan gampang dicafe dan dimana mana setelah mereka terperangkap baru banjiri pasar dengan barang dan setrusnya, ” jelas Isyak
” Kedepannya ada beberapa pekerjaan yang dibutuhkan di dunia digital, kalau tidak bisa menyesuaikan diri saya pastikan kawan kawan jadi pengangguran semua termasuk saya, ada 10 pekerjaan yaitu : pertama COPY WRITING, Skill copywriting Sangat dibutuhkan untuk membantu Perusahaan membuat promosi yang menarik, kedua PUBLIC SPEAKING Skill berbicara didepan publik tidak dimiliki semua orang, karena itu keahlian yang banyak dicari, Ketiga WEB DEVELOPMENT di era digital ini memiliki  sebuah website adalah suatu keharusan bagi pemilik bisnis. Keempat  CODING dalam pengembangan website kemampuan coding sangat dibutuhkan untuk problem solving. Lima FACEBOOK ADS skill mengelolah Facebook ads bertujuan untuk menjaring banyak engagement dari viewers di Facebook, Enam SEO/GOOGLE ANALYSTICS  skill ini digunakan untuk mengoptimalkan  statistik bisnis kamu. Ketujuh UX DESIGN meningkatkan  kepuasan pengguna saat berinteraksi dengan website bisnis kamu. Kedelapan SOCIAL MEDIA MARKETING menguasai media sosial berarti menguasai cara menarik minat target pasar online. Kesembilan PHOTOSHOP skill ini sangat berguna mulai dari editing gambar yang ringan hingga yang kompleks dan yang Kesepuluh VIDEO PRODUKTION konten video di era digital sangat diminati bahkan penghasilan yang didapatkan cukup menggiurkan, nah kalau kesepuluh ini bisa kita kerjakan saya yakin diruangan ini tidak ada orang yang tenggelam salah pilih pekerjaan lima tahun kedepannya,” ungkap Isyak.
kepala BNN Kabupaten Belitung Dik dik Kusnadi PCIP. S.Sos.MM dikesempatan terpisah mengatakan,” kami berharap kepada guru guru disekolah pro aktif memonitor adanya perubahan perubahan yang terjadi pada anak anak dan tidak segan segan membawa mereka ke BNN Belitung nanti kita coba pulihkan kesehatannya, kita pulihkan hubungannya dengan orang tua, bagaimana orang tua punya harapan besar kepada anaknya, dia pegang muka anaknya dikatakan kamu adalah harta satu satunya, disitu anaknya cium tangan peluk ibunya, cium ibunya, itu yang bisa diselamatkan dan bagaimana yang tidak bisa diselamatkan dan berapa banyak itu semua, maksud saya pada hari ini kerjasama dengan Perwabel saya sadar bahwa wartawan betul betul mitra BNN, menjadi corong bagaimana membangun kesadaran masyarakat dan semua pihak untuk bersama sama menyikapi bahaya narkoba,” jelas Dik Dik
” Yang banyak dilaporkan mengenai masalah berhubungan dengan Narkoba yang banyak di usia remaja, kemudian di tingkat SMP banyak terjadi, ini tidak menutup kemungkinan karena dunia dalam genggaman sudah pakai handphone jadi cari tahu ini itu dari mereka yang lebih dewasa ini membuat mereka penasaran dan ingin mencoba,  makanya media perlu memonitor apotik apotik jangan sampai menjual obat obat tertentu tanpa resep dokter, atau diwarung warung jangan menjual obat obat dan minuman tertentu walaupun bukan alkohol tapi berbahaya kepada anak anak, untuk apotik apotik di Belitung kami sedang membuat surat ke Dinas Kesehatan ke POM untuk mengumpulkan para pemilik apotik supaya mendapatkan pehamanan yang sama orientasinya untuk kesehatan jangan sampai disalahgunakan, tetapi apapun jenisnya walaupun bukan narkoba kami  mengajak Pemerintah Daerah untuk menyikapi apa saja kiranya gejala sosial yang akan merusak generasi masa depan anak bangsa itu harus kita sikapi bersama sama, bukan hanya narkotika, obat obatan lainpun kita sikapi bersama,” ungkap Dik Dik. ( Ali Hasmara )
Clickadu

Komentar


Warning: sizeof(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/u4853462/public_html/wp-content/plugins/ad-injection/ad-injection.php on line 824

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/u4853462/public_html/wp-content/plugins/ad-injection/ad-injection.php on line 831

News Feed