oleh

Kartu Kendali BBM Atau Fuel Card Sangat Membantu Dapatkan BBM

-Berita, Daerah-39 views
Clickadu

Sesuai dengan surat edaran Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Babel), menyoal pembuatan kartu kendali BBM atau Fuel Card sangat membantu mendapatkan BBM. Tentang kartu kendali BBM atau Fuel Card terutama untuk jenis subsidi solar.

Kepala Bakuda UPTD wilayah Kabupaten Belitung Timur(Beltim), Alexander Ikhsan saat ditemui beberapa awak media pada Kamis (12/12/19), diarea perkantoran Pemkab Beltim mengatakan bagi mereka yang punya kendaraan terutama menggunakan bahan bakar solar silahkan membuat kartu fuel card dikantor Samsat dengan syarat foto copy KTP, STNK dengan notis pajak lunas.

“Cukup dua saja, nanti kalau sudah ada foto copy itu sudah formulirnya disana atau di kantor Samsat”, ujar Alexander.

Pemeriksaan itu jelasnya, sudah ada gaidetnya nulisnya karena pengalaman kami hampir seratus lancar lancar.

“Nanti nulis nulisnya disitu, dari Samsat dan juga cek masalah pajak kendaraan sudah lunas apa belum. Kalau memang belum lunas nanti kami minta mereka bayar pajak”, jelas dia.

Tapi, kalau sudah lunas lanjutnya, dan lengkap semuanya nanti berkasnya naik ke dinas pertambangan energi dan mineral. Setelah itu mereka akan perifikasi dengan data yang lengkap tadi untuk mendapatkan kuota solar. Kalau sudah mendapatkan ini, kita masukin lagi ke sistem kita disamsat biar kartu ini tidak dobel. Dan dimasukin lagi ke imput data baru dicetak di BRI.

“Kartu ini diberi nama kartu berizi, dan kartu ini bukan hanya untuk BBM saja tetapi ada yang special juga. Yaitu dapat untuk belanja yang ada berizi nya dan untuk pembuatan kartu ini dikenakan biaya Rp. 20(dua puluh ribu) saja”, terangnya.

Alexander juga memaparkan, nanti setelah dapat kartu ini silahkan mau top apa. Kalau disamsat masih ada, karena masih ada pegawai BRI ditempat kita. Dengan top apanya maksimal 2 juta rupiah, intinya kartu tersebut harus ada saldonya karena untuk pembelian subsidi ini mereka tidak menerima uang cas. Dan ini program Pertamina sudah pernah disosialisasikan pada Bulan November 2019 lalu di hotel Grand Hatika Tanjungpandan.

“Aturan ini berlaku di SPBU jenis bahan bakar solar yang dimulai tanggal 11 Desember 2019 kemarin. Dan mungkin nanti ditingkatkan ke premium atau bensin”, ungkapnya.

Menurut dia, dari jumlah data kendaraan berbahan bakar solar lebih kurang ada 1600(seribu enam ratus) kendaraan. Sementara yang baru membuat kartu fuel card untuk bahan bakar solar ini hingga saat ini baru tercatat 76(tujuh puluh enam) yang buat kartu fuel card ini, paparnya. (Sukardi).

Clickadu

Komentar

News Feed