oleh

Akibat Peningkatan jalan Oleh CV. Cahaya Indra Karya Di Duga Saluran Pengairan Air Minum (SPAM) Rusak Parah, Warga Mengeluh Tidak Ada Air

-Berita, Daerah-39 views

Ketua LSM Lintar Belitung Timur Hendriyadi mengatakan,” peningkatan jalan yang di kerjakan CV. Cahaya Indra Karya, dengan nilai proyek RP: 6.403.006.000  tanggal kontrak 17-Februari-2020, di wilayah Beltim pada saat melakukan pembuatan galian untuk drainase diduga ceroboh sehingga alat berat yang digunakan merusak saluran pipa Saluran Pengairan Air Minum (SPAM), mengakibatkan terhentinya pengairan air minum kewarga, ini terjadi sudah sekitar satu bulan dan warga kecewa tidak ada perbaikan dan kesulitan untuk mendapatkan air minum,” ungkap Hendriyadi
” drainase sudah dibuat tapi pipa saluran air minum tidak diperbaiki ada apa ? Kenapa pihak PDAM juga tidak bertindak  seolah olah tutup mata, Kami minta pihak perusahan bertanggungjawab dan segera memperbaikinya jangan membuat warga resah,” jelas Hendri

Salah satu warga yang terdampak kerusakan Saluran Pengairan Air Minum (SPAM), Inisial SDK mengatakan, “saya juga heran, kenapa pelebaran jalan ini bisa merusak pipa-pipa saluran air, apa penggalian pipa pada waktu itu tidak dalam atau terlalu mepet ke bahu jalan” maaf pak jangan di tulis nama saya, Ujar SDK sambil menghidupkan motor menuju arah Kelapa Kampit Belitung Timur, Selasa (24/03/20).

Pak Nasir warga Jln. Sumatra dusun damai baru desa mengkubang kec.damar mengatakan,”  pipa air sudah dirusak sekitar satu bulan yang lalu akibat terkena alat berat  ketika sedang menggali dan melebarkan drainase, saya pernah bertanya dengan penanggung jawab SPAM di wilayah Desa Mengkubang dijawab belum ada perbaikan tunggu penyelesaian drainase baru diperbaikin, sementara kami butuh air, sekarang kami kesulitan utk mendapatkan air bersih, apalagi sebentar lagi bulan puasa dan lebaran, tolong diperbaiki Saluran Pengairan Air Minum, Perusahaan yang merusak harus bertanggung jawab jangan dibiarkan saja, kami butuh air bersih,” ungkap Nasir

mandor Sikin penanggung jawab pembuatan drainase mengatakan,” saya baru sekitar 2 Minggu melakukan pekerjaan ini dan saya datang sudah dalam keadaan seperti itu, saya tidak tahu, sebaiknya tanya aja sama penanggung jawab perusahaan rencananya besok jam 10 mau cek lapangan,” ungkap Sikin

Saat Awak media menghubungi Kasi TP4D Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung, melalui saluran seluler mengatakan secara singkat, “peroyek tersebut belum ada pendampingan maupun Pengamanan Proyek Strategis” (PPS)

pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Provinsi tersebut Heriyadi ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengatakan,”  Dak ade pengawasan dari pihak UPT SPAM, padahal sudah dikoordinasikan dari awal,” jelas Heriyadi  singkat

Petinggi PT. Budi Bakti sdr.Akong ketika dikonfirmasi melalui pesan whatsapp tentang CV. Cahaya Indra Karya diduga merusak pipa saluran air minum, pesan dibaca tapi tidak dibalas. ( Tim )

Komentar

News Feed