oleh

LSM Lintar Minta Kejaksaan Tindak Tegas PT. SMA Diduga Melaksanakan Peningkatan Jalan Merusak Kawasan HL

-Berita, Daerah-45 views

Pelaksanaan proyek Peningkatan jalan junction –  PHNJD (PAKET 1) di Satuan Kerja (SATKER) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (9/3/20) Dengan nilai Pagu, Rp 31.700.000.000,00 HPS, Rp 31.499.929.556,21 Tahun Anggaran, (TA) 2020, diduga tidak sesuai dengan aturan bahkan diduga belum mengantongi izin atau advis dari dinas kehutanan  diduga sudah merusak kawasan Hutan Lindung

Humas LSM Lintar Suhermanto kepada wartawan mengatakan,” Kami meminta Kejaksaan segera bertindak usut tuntas Pelaksanaan proyek Peningkatan jalan junction –  PHNJD (PAKET 1) di Satuan Kerja (SATKER) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diduga merusak Kawasan Hutan Lindung (HL) yang hanya beberapa meter dari Pos Balai Pengelola Sumber Daya Air dan Hutan Lindung (BPSDA-HL) di salah satu Desa di Kab, Belitung Prov. Kepulauan Bangka Belitung.
” LSM Lintar Minta Kejaksaan Tindak Tegas PT. SMA Diduga Melaksanakan Peningkatan Jalan Merusak Kawasan HL Rencana kami akan buat surat secara resmi kepada Kejaksaan untuk menindak lanjuti kasus tersebut sampai kepengadilan, kalau memang melanggar hukum, karena diduga belum mengantongi izin atau advis dari dinas terkait sudah berani merusak kawasan hutan lindung,” ungkap Suhermanto

Dirjen Penegakan Hukum LHK Rasio Ridho Sani mengatakan,” bahwa upaya penyelamatan dan pemulihan kawasan hutan merupakan prioritas dari pemerintah, “Kami harus menyelamatkan kawasan hutan, karena sangat penting untuk melindungi masyarakat dari bencana ekologis, longsor, banjir, abrasi, dan kekeringan,  kemudian Pelaku perusakan kawasan hutan, apalagi hutan lindung harus dihukum seberat-beratnya,” tergas Rasio Ridho Sani
di kutip dari jumpa pers dengan beberapa awak media.


Kepala UPTD KPHL  Belantu Mendanau Yuli Amaldi ketika dikonfirmasi Melalui pesan Whatsapp (WA) tentang apakah sudah ada izin atau advis ? dibalas ”  Sudah di dinas Kehutanan, bukan di kita advisnya, ketika di tanya apakah sudah keluar advisnya dibalas melalui Melalui pesan Whatsapp (WA) ” nggak tahu kita cek kedinas, kalau dari kita belum, ketika di tanya artinya advis dari UPTD LHK belum ada ? Melalui pesan Whatsapp (WA) dibalas Yuli ” Iya coba cek kedinas.

Wartawan konfirmasi Melalui pesan Whatsapp (WA) kepada sdr. Afa diduga sebagai direktur PT.SMA, menanyakan izin atau advisnya, pesan dibaca tapi tidak dibalas atau tidak ada tanggapan, sampai berita ini tayang. (Tim)

Komentar

News Feed