oleh

Di duga Jalan Amblas Truk Tangki Bermuatan Solar Industri Terbalik Di Beltim

-Berita, Daerah-169 views

Mobil truk tangki bermuatan solar industri milik PT duta buana abadi yang bermuatan 10 ton solar industri bernomor plat polisi, BN 4609 FA, mengalami kecelakaan dijalan air senuduk dusun Pesak Desa Simpang pesak kecamatan Simpang Pesak Beltim, Kamis,30/4/2020.

kecelakaan ini terjadi kira kira pukul 4 sore di jalan yang masih dalam tahap pengerjaan
Jalan provinsi ( Proyek peningkatan jalan Dendang – Gantung  yang dikerjakan oleh penyedia jasa CV Kobelco, kecelakaan ini di duga adanya jalan yang ambles disaat truk tangki yang bermuatan solar industri ini melintas di ruas jalan tersebut yang masih dalam tahap pengerjaan sehingga trukpun terbalik, untungnya dalam kecelakaan ini tidak ada korban jiwa, hanya pemilik mobil tangki mengalami kerugian kurang lebih 75 jutaan.

Saat di konfirmasi wartawan di tempat kejadian, Dahri sopir mobil truk tangki mengatakan,” saya dirugikan, saya lihat adanya kelalai dari pihak kontraktor yang tidak memasang rambu di jalan jalan yang mau ambles, adapun rambu rambu yang sudah dipasang itu memang jalannya belum bisa dilewati truk, tapi yang dilewati truk saya itu tidak ada rambu rambu, mau lewat jalan tengah, jalannya berlubang, makanya lewat jalan agak pinggir ternyata jalan yang dilewati tersebut justru amblas dan mobil truk yang saya kemudikan terbalik mengakibatkan minyak solar tumpah semua untung saya tidak jadi korban,” jelas Sopian

” Saya jelas dirugikan akibat kecelakaan tersebut saya mau minta ganti rugi kepada kontraktor pengerjaan proyek jalan ini, apapun itu alasannya, jelas itu ada kelalaian, tapi kalau tidak ada jalan penyelesaian untuk mengganti kerugian solar yang saya bawa tumpah maka saya akan bawa masalah kecelakaan ini ke pihak yang berwajib untuk ditindak lanjuti, karena sudah mengalami kerugian sekitar 75 jutaan, ini tanggung jawab saya ke bos” ungkap Dahri

Pihak kontraktor belum bisa dihubungi, berdasarkan informasi dari sumber dilapangan posisi Perusahaan telah dirugikan, karena sampai sekarang belum ada pembayaran MC kepada pihak perusahaan sementara pihak perusahaan  baru ambil uang muka 20 % sedangkan pekerjaan dilapangan progress nya lebih 20%, akibatnya pihak perusahaan menghentikan pekerjaan dan membiarkannya

Romet, PPK peningkatan jalan Dendang Gantung ketika dikonfirmasi melalui pesan wa kepada wartawan mengatakan,” Kita besok lagi membahas proyek inilah pak, sekarang lagi bersitegang dengan kontraktor lantaran termin merekan tidak dicairkan karena dampak covid 19 ini, jadi mereka menghentikan kegiatan lapangan.. tadi sudah saya hubungi mandor box..,rambu rambu sudah dipasang tapi mobil itu terlalu tepi..sementara gorong gorong lama sudah rusak.
Kami lagi pusing juga ini mengenai kelanjutan proyek ini, jadi Proyek bukan dihentikan tapi di stop untuk pembayaran, untuk semua belanja modal kegiatan APBD, karena dana dialihkan ke dampak corona, jadi masih itung itungan, dan dalam pembahasan belum ada keputusan,” ungkap Romet ( Sukardi )

Komentar

News Feed