oleh

Di Duga Kolektor MTF Belitung Kanggkangi PerPu Nomor 1 Tahun 2020

-Berita, Daerah-110 views

Sudah menemui Pihak MTF untuk Pengajuan Relaksasi dan Penjelasannya diberikan kelonggaran masa percobaan 6 bulan, tapi masih juga Pihak Kolektor MTF masih melakukan Penagihan Baik Via telpon maupun via SMS

Manggar, 21/04/2020, Pukul11:48 Wib, seorang debitur yang bernama Hendri Kepada Wartawan mengatakan saya mendapatkan SMS dari MTF yang berisi siang pak maaf ganggu waktunya, Saya dari Mandiri tunas finance belitung, Mau konfirmasi angsuran mobilnya kapan kira’bisa di bantu setor pak. Terima kasih.lalu saya langsung telpon pihak MTF dan saya komunikasi melalui via telpon dan saya menjelaskan begini ,saya tgl 01/04/2020 sudah mengajukan relaksasi ke Pihak MTF sesuai Pidato Bapak Presiden Jokowi untuk mendapatkan keringanan dan sesuai PerPu Nomor 1 Tahun 2020 dan tgl 6/04/2020 saya diminta Pak Angga Ke Bank Mandiri Tanjung Pandan dan saya sudah menemui Pihak MTF untuk Pengajuan Relaksasi dan Penjelasan Pak Angga Waktu itu diberikan kelonggaran masa percobaan 6 bulan, tapi masih juga Pihak Kolektor MTF masih melakukan Penagihan Baik Via telpon maupun via SMS. SMS MTF isinya sembari nunggu berkas penundaan angsurannya di Proses dari Pusat, bila ada Dana lebih bisa di bantu setor dulu yang angsuran bulan ini pak, supaya menghindar menghindar denda yang berjalan.terima kasih itu SMS dari MTF pak saya di permainkan oleh Pihak MTF pak padahal saya dari pertengahan Maret tdk memiliki penghasilan karena dampak Covid 19 ini.saya meminta agar Pihak Hukum baik dari Pemerintah atau Polisi bisa mengambil sikap atau tindakan pak,” tutur debitur MTF Hendri

Sekretaris LSM Lintar Kabupaten Belitung Timur Sukardi menambahkan,” bahwa Pihak Mandiri Tunas Finance sudah tdk mematuhi PerPu Nomor 1 Tahun 2020 dan Kami Dari Pihak Lembaga Swadaya Masyarakat Menghimbau agar Pihak Pemerintah Khususnya Gubernur Babel Erzaldi Bisa mengambil sikap dengan mengeluarkan surat tertulis kepada seluruh Pihak Leasing baik Bank Maupun Non Bank agar mematuhi PerPu Nomor 1 Tahun 2020,Dan Meminta OJK Pusat Untuk membekukan Pihak Leasing atau Bank maupun Non Bank yang Melanggar Ketentuan yang di keluarkan OJK melalui Pidatonya, dan Kami juga Meminta Bupati Belitung Timur mengeluarkan surat edaran Kepada Pihak Leasing baik Bank maupun Non Bank Agar debitur di berikan Kelonggaran 1 Tahun Penundaan Pembayaran Kredit motor maupun mobil untuk kalangan UMKM, Nelayan,Usaha Mikro,  Penambang maupun pedagang yang berpenghasilan harian,” jelas. Sukardi ( Al/Hen )

Komentar

News Feed