oleh

Ketua KNPI Belitung : Jika Kita Ikhtiar Dan Berdoa Restu Langit Dan Bumi Akan Menyelamatkan Daerah Dari Covid 19

-Berita, Daerah-12 views

Muhammad Hafrian Fajar, S.M
Ketua DPD KNPI Kab Belitung kepada wartawan mengatakan,”
dengan situasi daerah seperti ini, gas lpg untuk masyarakat sangatlah langkah dan masyarakat berdesak” an tidak memperdulikan keselamatan padahal gas masih bisa di ganti dengan kayu bakar jikalau memang gas sudah tidak ada, apa bahan pokok bisa di ganti dengan yang lain seperti gas elpiji bisa di ganti kayu bakar? jika hanya harga mahal kita masih bisa berimprofisasi untuk mendapatkannya,  gas elpiji saja susah di dapat saja masyarakat abaikan surat edaran pemerintah dan mengorbankan keselamatannya dalam situasi wabah virus seperti ini.
,” tetapi bayangkan jika bahan pokok sudah langkah dan harganya naik apa yang terjadi kedepannya? dengan situasi perekonian yang tidak stabil seperti ini, kebutuhan harus terpenuhi karna dalam bernegara urusan perut adalah urusan yang paling utama, sebentar lagi masuk bulan suci ramadhan yang biasanya bahan pokok selalu naik harganya, apalagi menjelang hari raya bahan pokok juga pasti bertambah naik lagi, tetapi tahun tahun kemarin naiknya bahan pokok dengan situasi ekonomi daerah yang stabil dan baik tidak seperti saat ini,” ujar Jarwo pangilannya

” kita punya laut yang tidak habis habisnya karna jelas kita daerah maritim terdiri dari berbagai pulau dan pesisir, itulah sumber lauk pauk kita (ikan udang dan lain sebagainya) sekarang sumber laut kita  tidaklah mahal harganya di pasar, kenapa tidak mahal??? karena kita tidak harus berebut dengan pengusaha ikan yg mengirim ikan ke luar daerah dan luar negeri (stop kirim ikan karena covid 19), biasanya kita selalu membeli ikan dengan harga tinggi d pasar, hari ini tidak karena ekspor di menurun saat ini. (situasi menguntungkan untuk masyakarat) alangkah senangnya jika sumber laut selalu murah seperti saat ini, ya seharusnya murah karena kita daerah maritim kepulauan dan dikelilingi laut 
beras adalah bahan pokok kita, sawah terbatas di daerah kita kita harus kirim dari luar, kami mohon untuk pengusaha beras jangan manfaatkan situasi ini untuk meperkaya diri sendiri dengan cara menguras darah masyarakat, sekarang kita harus saling membantu untuk misi kemanusiaan dan memperbaiki keadaan yang terjadi di daerah kita saat ini dan mungkin kedepannya akan lebih berat lagi, alternatif lain adalah singkong dan ubi” an pengganti nasi, berbahagialah kalian yang menanam singkong,” jelas Jarwo

” hukum pasar paling sederhana ialah supply and demand
1. apabila permintaan banyak, sedangkan stock barang sedikit/tetap harga pasti NAIK.
2.sedangkan jika permintaan sedikit, stock tetap/banyak harga akan TURUN.
kita berada di posisi situasi pertama (1) yang dimana sudah terjadi pada, contohnya alat peraga kesehatan masker, sanitezer dll yang naik luarbiasa dan langkah luarbiasa, jika bahan pokok nanti terjadi seperti pada alat peraga kesehatan kami tidak tahu daerah ini akan bagaimana berimprofisasi nya, harga bahan pokok luarbiasa dan kelangkahan bahan pokok luarbiasa. apa yang terjadi? jangan sampai ini terjadi karna akan keruh suasana di daerah, di tambah masyarakat tidak ada pendapatan yg stabil agar bisa memenuhi kebutuhan sehari hari.

kami berharap pemerintah dengan segala kemampuannya bisa mengkontrol stock ketersediaan barang, bukan hanya pengkontrolan stock saja, tetapi juga menjadi penanggung jawab untuk menjaga stabilitas harga  dengan cara mengkontrol pasar agar tidak ada penimbunan bahan bahan pokok (niat memonopoli) yg akhirnya membuat gejolak, aparat penegak hukum inilah saatnya kalian perlihatkan bentuk abdi kalian kepada masyarakat yg posisinya sedang terpuruk ekonominya dengan cara menindak tegas siapa saja yg mencoba berniat menimbun segala kebutuhan masyarakat.
jika hanya daerah kita saja yg mengalami bencana seperti ini maka daerah lain seketika akan langsung membantu, tetapi jika semua daerah melewati situasi seperti saat ini maka yang kita harapkan kemampuan pememrintah DAERAH dan perangkatnya menyelamatkan kita semua dari situasi mengancam saat ini daerah berdikari untuk menyelamatkan diri sendiri.

” pesan kami, dalam situasi seperti ini selain ikhtiar berusaha dengan berbagai cara jangan pernah lupa di atas ilmu dan kemampuan kita ada Allah SWT, maka berdoalah dan banyak banyak memuji nya agar kita di berikan kesabaran, rasa syukur, serta menemukan jalan keluar dari situasi yang mendesak seperti ini, kami yakin jika kita ikhtiar dan berdoa restu langit dan bumi akan menyelamatkan daerah ku tercinta,” ungkap Jarwo panggilan akrab Muhammad Hafrian Fajar, S.M

Komentar

News Feed