oleh

LSM Lintar Minta Pihak Perusahaan Non Bank/Leasing Tunda Pembayaran Cicilan Nasabah

-Berita, Daerah-57 views

LSM minta pihak Perusahaan tunda pembayaran cicilan nasabah sampai dampak corona di Indonesia hilang total, Pihak Perusahaan tidak perlu lagi mengeluarkan opsi ini dan itu langsung aja tunda pembayaran cicilan nasabah, wajar mereka membantu karena saatnya nasabah di bantu karena dampak corona, Pemerintah Pusat dan Daerah harus mengambil sikap yang tegas menyikapi masalah tersebut.

Menindak lanjuti aturan tersebut Bupati Belitung SAHANI SALEH pada tanggal 13 april 2020 telah mengeluarkan surat edaran kepada perusahaan dan koperasi sebagai lembaga keuangan non bank dapat memberikan keringan kepada nasabah/debitur diberikan keringanan untuk pembayaran cicilan/angsuran ataupun penundaan pembayaran dengan restruktusasi/reschedule waktu.

Berkenaan dengan masalah restrukturisai/reschdule waktu ini ada beberapa opsi yang ditawarkan oleh pihak perusahaan non bank/leasing kepada nasabah/debitur yang sedang menjalani masa pembayaran angsuran,(1).pihak perusahaan menawarkan perpanjangan masa pembayaran kredit dengan nilai cicilan yang diperkecil. (2)pihak perusahaan memberikan dengan memperpanjang masa angsuran dengan angsuran lebih besar dari angsuran sebelumnya.

Menanggapi masalah ini Ali Hasmara Ketua dari salah satu organisasi di Kabupaten Belitung yaitu Lembaga Swadaya Masyarakat Lintas Aksi Rakyat ( LSM LINTAR ) angkat bicara,” disaat situasi dan kondisi mayarakat kita yang saat ini mengalami penurunan perekonomian secara global dampak dari virus corona seharusnya pihak perusahaan non bank/leasing memegang kebijakan OJK, Kami Minta pihak Perusahaan tunda pembayaran cicilan nasabah sampai dampak corona di Indonesia hilang total.
” Pihak Perusahaan tidak perlu lagi mengeluarkan opsi ini dan itu langsung aja tunda pembayaran cicilan nasabah.
” Pemerintah pusat dan daerah harus mengambil sikap yang tegas menyikapi musibah virus corona jangan ada kata restrukturisasi lagi yang harus dihimbau adalah harus dilakukan penangguhan/penundaan pembayaran angsuran kredit selama masa masih berkembangnya virus corona ini, hal ini jelas membantu meringankan masyarakat yang sedang mengalami masa pembayaran angsuran kepada pihak non bank/leasing ini, jangan ada lagi restrukturisasi karena bukanlah membantu tapi tetap menjadi beban kepada nasabah/debitur karena mereka tetap harus melakukan membayar cicilan kepada pihak leasing pada bulan berikutnya dan seterusnya, sedangkan perekonomian kita sekarang ini sedang anjlok total khususnya bagi masyarakat yang tidak berpenghasilan tetap seperti yang dialami ibu yulianti yang hanya mengandalkan berjualan kue dan kerja serabutan seperti menjadi kuli cuci pakaian di rumah tetangga,” Jelas Ali

” Kami harapkan pihak OJK, Pemerintah Pusat dan Daerah harus ambil sikap tegas satu bahasa dan satu komando untuk mengambil keputusan yang benar-benar dapat membantu meringankan beban ekonomi dan beban moril masyarakat, disini tidak ada bahasa bahwa kebijakan yang dibuat ini hanya diberlakukan kepada OJOL, SOPIR TAXI, NELAYAN, UMKN saja karena dampak yang di akibatkan oleh virus corona ini bukan hanya berdampak kepada mereka saja tetapi seluruh rakyat indonesia dan seluruh lapisan elemen masyarakat.
Dalam hal ini masyarakat sudah mengikuti arahan dan intruksi pemerintah bahwa kita dianjurkan untuk selalu berada di rumah sedangkan segala kebutuhan dan biaya hidup belum terjamin ditambah lagi dengan kebutuhan-kebutuhan yang lain seperti tagihan angsuran dan segala macamlah, jadi aturan yang mana yang harus kita ikuti karena masalah PERUT ini tidak bisa di kompromi, jadi dalam hal ini seperti apa yang ingin dilakukan oleh kolektor penagihan salah satu perusahaan leasing yang ada di Kabupaten Belitung ini bukan tidak mungkin akan mengakibatkan perselisihan sampai menyebakan kejadian yang mungkin anarkis sampai mengakibatkan terjadinya korban jiwa, ”ungkap Ali

” Sementara itu kita belum tahu kapan virus corona ini berakhirnya, jadi kami dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LINTAR meminta kepada pihak perusahaan leasing untuk tidak melakukan penarikan kendaraan kepada konsumen dan tetap berpegang kepada kebijakan OJK, jika hal ini masih dilakukan kami akan kordinasi dengan pihak berwajib, untuk membawa permasalahan ini ke jalur hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku ” tegas Ali Hasmara ( Jacky Nurdin )

Komentar

News Feed