oleh

Jasman SE: Umumnya Warga Desa Suak Gual Itu Petani Dan Nelayan, Pikirkan Masa Depan Rakyat Kecil

-Berita, Daerah-186 views

Miris melihat lahan yg katanya sudah terjadi jual beli ratusan hektar di Desa Suak Gual.
Sampai saat ini masih sisakan tanda tanya bagi sebagian besar warga disana. Masih adakah jaminan masa depan anak cucu mereka?
Tambah lagi informasinya ada minat para investor yang berniat menambah jumlah lahan ratusan hektar lagi di sekitar Desa tetangga di Kecamatan Selat Nasik/Pulau Mendanau 11/05/2020

Jasman SE salah satu tokoh pemuda di Kecamatan Selat Nasik/Pulau Mendanau kepada wartawan mengatakan,”
Entah apa rencana mereka (investor) untuk masa depan masyarakat (rakyat kecil) di Pulau Mendanau yang sebagian besar aktifitas sehari-hari sebagai Petani dan Nelayan.

” Apabila kita menterjemahkan Dasar Negara kita seperti yang terlihat jelas pada Pasal 33 UUD 1945 menyatakan “Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.” Jelas Jasman

” Pada Ayat 1 menjelaskan,  Cabang – cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara,
Selanjutnya Ayat 2 menegaskan ”Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.”

” Dalam hal ini apakah lahan ratusan hektar yang katanya sudah terjual ke pihak lain akan memberikan manfaat bagi masa depan warga Desa Suak Gual dan sekitarnya? Wallahu’alam, “pastinya hanya Allah Ta’ala yang maha mengetahuinya,” kutip Jasman

” Siapa yang menjadi dalang dibalik dugaan terjualnya lahan seluas itu? sepertinya itu tugas penegak hukum kita sebagai pihak yang dianggap berani dan berwenang memberikan keadilan dan kepastian hukum  bagi mereka (masyarakat) yang mungkin di zalimi oknum tertentu.

” Berharap kepada Pemerintah dan Penegak Hukum jangan anggap enteng masalah tersebut, perlu dikaji lebih mendalam lagi mengenai dugaan terjualnya ratusan hektar lahan di Desa Suak Gual. Apakah sudah sesuai prosedur pemanfaatan lahan masyarakat/negara itu, maupun mengenai pembuatan SKT yang kononnya sudah ada yg terbit?

” Atau apakah mereka (investor) sudah mengantongi master plan untuk lahan seluas ratusan hektar itu? Ini demi masa depan warga sekitar Desa Suak Gual khususnya, yang pada umumnya bekerja sebagai Petani dan Nelayan,” jelasnya

” Bagi pihak penegak hukum yang berkenan mendalami penyelidikan mengenai dugaan jual beli lahan ratusan hektar di Desa Suak Gual tersebut, sebagai tambahan informasi sudah banyak beredar diberbagai media online, dintaranya mengenai siapa saja kelompok pemain (oknum) yang diduga telah memuluskan transaksi jual beli lahan di tengah krisis pandemi corona,” tutup Jasman.( Al )

Komentar

News Feed