oleh

Kapolres Beltim Tekankan Anggota Untuk Jadi Contoh Masyarakat Ketika Jalankan New Normal

-Berita, Daerah-89 views

Polres Beltim_ Definisi new normal adalah skenario untuk mempercepat penanganan COVID-19 dalam aspek kesehatan dan sosial-ekonomi. Pemerintah Indonesia telah mengumumkan rencana untuk mengimplementasikan skenario new normal dengan mempertimbangkan studi epidemiologis dan kesiapan regional. “Presiden mengharapkan new normal ini diimplementasikan dengan beberapa pertimbangan,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto setelah rapat terbatas pada Senin (18/5/2020).

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa, menyampaikan beberapa indikator dari WHO dalam rangka skenario new normal di tengah pandemi corona. “Jadi WHO memberikan beberapa indikator yang diminta untuk dapat dipatuhi oleh semua negara di dunia dalam rangka menyesuaikan kehidupan normalnya, new normal-nya itu dengan COVID-19, sampai kita belum menemukan vaksin.

Indikator suatu wilayah dapat menerapkan New Normal antara lain :

Tidak menambah penularan atau memperluas penularan atau semaksimalnya mengurangi penularan
Menggunakan indikator sistem kesehatan yakni seberapa tinggi adaptasi dan kapasitas dari sistem kesehatan bisa merespons untuk pelayanan COVID-19

Surveilans yakni cara menguji seseorang atau sekelompok kerumunan apakah dia berpotensi memiliki COVID-19 atau tidak sehingga dilakukan tes masif

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerbitkan Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan dunia usaha dan masyarakat pekerja memiliki kontribusi besar dalam memutus mata rantai penularan karena besarnya jumlah populasi pekerja dan besarnya mobilitas, serta interaksi penduduk umumnya disebabkan aktivitas bekerja.

Semua warga Negara Indonesia harus berperan secara aktif dan masif, dengan kesadaran tinggi untuk selalu menerapkan pola hidup sehat dan protokol kesehatan dalam keseharian. Wilayah Kab. Belitung Timur termasuk salah satu wilayah yang boleh mejalankan New Normal. Namun sampai saat ini masih ada hal-hal yang harus dipersiapkan oleh semua pihak sebelum menjalankan New Normal, mulai dari fasilitas umum, tempat ibadah, sosialisasi kepada pelaku usaha, tempat yang biasa dijadikan masyarakat berkumpul seperti pasar, tempat perbelanjaan, warung kopi, cafe sampai dengan tingkat kesadaran dan kedisiplinan masyarakat harus wajib menerapkan sesuai dengan apa yang telah ditetapkan pada protokol kesehatan.

Dijajaran Polres Belitung Timur yang saat ini di pimpin oleh AKBP Jojo Sutarjo, SIK, M.H terus berbenah diri, mulai dari Kantor, fasilitas sampai ke personel Polres dan Polsek jajaran meningkatkan kedisiplinan diri untuk menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut  disampaikan Kapolres pada saat rapat terbatas bersama Perwira Polres dan Kapolsek jajaran. Kapolres menekankan agar Perwira dan Kapolsek jajaran dapat meneruskan penekanan dan perintah tersebut, agar setiap personel dapat menjadi contoh bagi masyarakat ketika menjalankan New Normal.

Kapolres Beltim menekankan beberapa point antara lain, setiap personel wajib menggunakan masker saat diluar rumah, terutama saat berinteraksi dengan masyarakat dan sesama personel, anggota harus  menjadi contoh dilingkungan sekitar tempat tinggal dengan menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, anggota harus gencar mensosialisasikan dan mengedukasi ke masyarakat, terutama para Bhabinkamtibmas kepada warga Desa binaannya untuk sadar diri dan disiplin yang tinggi terkait penerapan protokol kesehatan dan pola hidup sehat dalam keseharian. Anggota wajib mengawasi masyarakat sampai masyarakat betul-betul paham dan memiliki kedisiplinan yang tinggi terkait apa yang harus mereka lakukan saat jalankan New Normal. dv/syt/nnd ( Sukardi )

Komentar

News Feed