oleh

SPAM Rusak Akibat Peningkatan Jalan Di Damar Beltim, Pemborong Tutup Mata ?

-Berita, Daerah-163 views

Tanjungpandan, Belitung. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Di Desa Mengkubang, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur (BELTIM) Di duga rusak akibat Peningkatan jalan Perawas-Buding, Buding-Manggar, Dengan sumber dana dari APBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (KEP. BABEL) Tahun Anggaran (TA) 2020.

Sangat di sayangkan, Ditengah pandemi Covid-19 Suplay air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Desa Mengkubang Kecamatan Damar, Terganggu dalam Beberapa bulan terakhir.

Ketua Umum LSM INTEL Ivan Haidari angkat bicara, saat di temui Tim Investigasi di kediaman nya. Jalan Gaparman, Kelurahan Lesung Batang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Minggu pagi (14/06/20).

“Kita lihat dari sudut pandang pentingnya air untuk kehidupan manusia, Di karnakan air merupakan kebutuhan pokok mahluk hidup, Tanpa adanya air tidak akan ada kehidupan di dunia,” Ujar Ivan.

Selanjut nya Ivan Mengatakan, “Jalan merupakan salah satu bagian dari infrastruktur yang juga memiliki peran penting bagi manusia dan dalam suatu proyek infrastruktur memang bayak sisi yang perlu diperhatikan apalagi di dalam pelaksanaan pelebaran jalan, Biasanya ada kerusakan aliran pipa akibat galian pembuatan siring yang biasa orang menyebut nya Got,”

“Dan jika hal ini terjadi, seharusnya pihak terkait dan yang bertanggung jawab segera untuk menanggapi dan memperbaiki sehingga tidak menimbulkan dampak bagi pengguna jasa air,”

“Menanggapi hal ini kami akan segera turun kelapangan untuk cek lokasi, Selanjutnya kami akan kedinas terkait menanyakan hal tersebut,” Tegas Ketum LSM INTEL Ivan Haidari.
Kepala UPT Pengelolan Air Minum (PAM) Belitung Timur, Muhammmad Bayu (https://belitung.tribunnews.com/2020/06/12/butuh-dana-rp-1-miliar-anggaran-perbaikan-pipa-pam-hanya-cukup-400-meter?page=3 ) mengatakan,” di media
Butuh Dana Rp 1 Miliar, Anggaran Perbaikan Pipa PAM Hanya Cukup 400 Meter, menanggapi keluhan warga Desa Mengkubang tidak menampik ada kerusakan saluran pipa di Desa Mengkumbang, Kecamatan Damar sehingga menyebabkan suplai air bersih ke rumah pelanggan terhenti.
terkait kegiatan penambahan pembangunan fisik, banyak yang di pending, sehungan dengan adanya refocusing anggaran penanganan covid, anggaran perbaikan saat ini hanya dapat mengcover sepanjang 400 meter pipa air,” jelas Bayu

” Sehubungan dengan kerusakan pipa di Desa Mengkubang, dia mengaku biaya perbaikan cukup besar, yang ditaksir biaya perbaikan sekitar Rp 1 miliar.
“Kami juga sudah pernah menghubungi pihak kontraktor jalannya, PPK-nya kata untuk pelebaran mereka tidak ada penggaran itu (perbaikan), mereka memang ada dana saving (pengaman) namun jumlahnya sedikit, jadi terus terang saja untuk mengakomodir agar pipa itu cepat diperbaiki belum bisa terealisasi secapatnya,” ungkap Bayu
” Menurutnya, bila mengunakan biaya perbaikan dari PAM hanya mampu mengakomodir sepanjang 400 meter.
“Paling berjalannya (perbaikan) bulan depan, karena pipa yang digunakan besar, yang bisa tersambung sekitar 400-an meter, itu seperempatnyalah dari kerusakan, karena banyak pipa yang disambung, kemudian dihubungkan ke pipa kecil tersiernya, kerusakan panjangnya sekitar 1 kilometer,” kata Bayu saat ditemui diruang kerjanya, Jumat (12/6/2020).
Menurut bayu kebocoran Pipa karena ada pelebaran jalan, pipa terangakat makanya otomatis air tidak bisa jalan.
“Kemarin memang sempat kami mau aktifkan sebelah hanya saja titik crosing pipa nya kejauhan, jadi ya pilihannya perbaikan bertahap saja,” ujarnya.
(S_Batuah)

Komentar

News Feed