oleh

ANTAB dan FSSB Bersatu menggelar Aksi Orasi di Bundaran Batu Satam

-Berita, Daerah-14 views

Warning: sizeof(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/u4853462/public_html/wp-content/plugins/ad-injection/ad-injection.php on line 824

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/u4853462/public_html/wp-content/plugins/ad-injection/ad-injection.php on line 831

Belitung –Aliansi Ummat Islam Belitung (ANTAB) bersama Forum Solidaritas dan Spontanitas Belitung Bersatu menggelar Aksi Orasi di Bundaran Batu Satam tepatnya di pusat kota Tanjungpandan, Belitung, Minggu pagi (6/9/2020).
Mereka mendesak aparat penegak hukum dan pemerintah setempat untuk mengusut secara tuntas pihak-pihak yang disinyalir membekingi penyakit masyarakat dan pabrik arak yang digerebek oleh Bupati Sahani saleh beberapa waktu lalu.
“ Hingga kini pihak kepolisian Polres Belitung yang memproses kasus arak baru menetapkan dua tersangka. Sedangkan, pihak yang diduga terlibat membekingi pabrik arak tersebut belum tersentuh hukum,” ujar mereka saat berorasi.
Orasi yang mereka suarakan tidak lain untuk memberantas penyakit masyarakat dan peredaran minum beralkohol jenis arak. Jika ini terus dibiarkan tanpa menjerat para pelakunya ke ranah hukum maka diyakini akan merusak generasi muda Belitung kedepan. Papar Juhri salah seorang yang menjadi orator.
“Kami akan kawal kasus arak ini hingga ke pengadilan. Aparat penegak hukum jangan hanya menjerat pelaku kelas teri tetapi juga harus berani pihak-pihak terkait yang ikut membekingi bisnis haram tersebut,” pinta Juhri.
Hal senada juga dikumandangkan ketua Aliansi Ummat Islam Belitung, Suhardi. Dia mendesak aparat penegak hukum segera menjerat oknum-oknum yang ikut melanggengkan bisnis haram perusak generasi muda Belitung.
“Ini saatnya penegak hukum berpihak ke masyarakat untuk membasmi penyakit masyarakat yang sudah mewabah di Negeri Laskar Pelangi. Siapun dia yang membekingi harus diproses sesuai hokum yang berlaku. Jangan pandang bulu,” tegas Suhardi.
Dikatakannya, Belitung merupakan daerah destinasi wisata baik nasional maupun internasional yang harus dijaga. Jangan hanya gara-gara maksiat dan peredaran miras nama Belitung jadi tercemar, tandasnya. (Irwanto Bastian)

Komentar

News Feed