oleh

Wakapolda Kep. Babel Kunjungi Polres Beltim, KPU Dan Bawaslu. “Cek Kesiapan Jelang Pilkada Serentak Kab. Beltim

Polres Beltim_ Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Pol. Drs. Umardani, M.Si melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Belitung Timur (Beltim), dengan sasaran Polres Belitung Timur, KPUD Kab. Belitung Timur dan Bawaslu Kab. Belitung Timur, Senin (31/08/2020).

Setibanya di Mapolres Beltim, Dengan pengawalan ketat Satuan Lalu Lintas Polres Beltim dan Polres Tanjung Pandan, Wakapolda Babel, Brigjen Pol. Drs. Umardani, M.Si dan rombongan disambut Kapolres Beltim, AKBP Jojo Sutarjo, SIK, M.H beserta perwira PJU jajaran Polres Beltim.

Kunjungan kerja Wakapolda kali ini didampingi oleh PJU Polda Kep. Babel, Karo SDM Polda Kep. Babel Kombes Pol Ahmad Muktarom, S.Sos, M.H, Dir Intelkam Polda Kep. Babel Kombes Pol Daniel Tobing, S.I.K, Kabid Propam Polda Kep. Babel Kombes Pol Meison Sagala, SIK, M.H, Dansat Brimob Polda Kep. Babel Kombes Pol Selamat Topan, S.I.K, Dir Polair Polda Kep. Babel Kombes Pol M. Zainul, S.I.K.

Dalam sambutannya Wakapolda mengatakan, pada kegiatan kunjungannya kali ini ingin mengecek kesiapan Polres Beltim dan jajaran serta Instansi terkait jelang Pilkada serentak Kab, Beltim 2020. “Target kami hari ini melihat kesiapan Polres Beltim itu yang pertama. Dalam arti, pelaksanaan kesiap siagaan pengamanan rangkaian tahapan-tahapan Pilkada dan apa saja yang telah dilakukan oleh Polres Beltim”, ujar Drs. Umardani, M.Si

Wakapolda Babel melanjutkan, saya juga sudah mendengar langsung dari Kapolres pada saat paparan tadi terkait rencana pengamanan dan pola pengamanannya dan saya rasa apa yang telah di lakukan sudah benar. Tinggal tugas Kapolres memastikan personel Polres dan jajaran harus memahami apa yang telah direncanakan, artinya Kapolres harus menyampaikan kepada masing-masing perwira penanggung jawab dan diteruskan kepada personel. Termasuk untuk keterampilan dan ketangkasan dalam penanganan massa, harus benar-benar dilatih secara berkesinambungan, sehingga personel tahu betul apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya dan tahu harus berbuat apa.

“Kemudian, saya berkunjung ke KPU juga untuk silaturahmi. Tentunya juga ingin mengetahui secara langsung penjelasan dari Ketua KPU pak Rizal. Ketua KPU sudah menjelaskan, intinya sudah komitmen profesionalitas, berarti sudah menjadi hal yang diutamakan dalam penyelenggaraan pemilu. Selain dari pada silahturahmi, koordinasi dan sinergitas antara KPU dan Polri khususnya dari Polres Beltim perlu untuk di utamakan” jelas Drs. Umardani, M.Si

Dan yang terakhir tentunya, tambahnya Wakapolda Babel, himbauan dari saya kepada seluruh masyarakat Belitung Timur(Beltim). Ini kontestasi merupakan program lima tahunan, ini konsekwensi yang dihadapi negara demokrasi bukan hal yang biasa.

“Silahkan masyarakat memilih pemimpin yang terbaik, pemimpin yang bisa meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat di Beltim, namun dalam hal ini siapapun itu yang akan ikut kontes Pilkada, Polri tidak ada kepentingan dengan itu hanya fokus kepada pengamanan saja”, jangan mudah terhasut semakin mendekati tanggal 9 Desember 2020 pasti eksalasi politik akan mengalami peningkatan dan polarisasi terbentuk. Yang penting jangan terhasut ajakan atau percaya dengan informasi hoax atau yang tidak benar yang mana nanti merugikan diri sendiri bahkan orang lain ” tegas Drs. Umardani, M.Si

Wakapolda juga pada saat di Bawaslu menyampaikan, kita harus bekerja sama untuk menghimbau masyarakat agar lebih mengutamakan rasa persaudaraan, Jaga keutuhan, kerukunan masyarakat di Belitung Timur. Kita tidak ada upaya untuk menggiring atau mengarahkan siapapun, silahkan itu hak asasi masing-masing masyarakat untuk menentukan pilihan. Silahkan menentukan pilihannya sendiri-sendiri. Polri tidak punya hak, KPU juga tidak punya hak, Bawaslu juga tidak punya hak untuk turut campur mengajak masyarakat agar memilih dan diarahkan ke salah satu paslon, tentu hal itu tidak benar dan ada sangsi hukum yang mengikat jika hal tersebut terjadi. Yang punya hak adalah rakyat yang menentukan siapa yang dikehendaki untuk menjadi pemimpin di Kab. Beltim,”pungkas Drs. Umardani, M.Si . dv/nnd ( Sukardi / Ali)

Komentar

News Feed