oleh

Ketua HMI & IKPB Belitung Sesalkan Sikap Pemda Belitung, Terkait Corona

-Berita, Daerah-14 views

Jumlah Pasin Covid 19 Meningkat Tajam
-Minta Supaya THM Dihentikan
-Meninjau Kembali Kegiatan Pemerintah Yang Melibatkan Masa Dalam Jumlah Besar

Tanjungpandan – Sampai minggu 22 November 2020, sebanyak 106 warga kabupaten Belitung sudah terpapar virus covid 19 dan sebanyak 5 orang telaheninggal dunia akibat penyebaran virus Corona,walaupun pada kenyataannya saat ini di masyarakat Belitung seperti tidak terjadi apa-apa,berkumpul ditempat keramaian,agenda pariwisata dari pemerintah maupun bazar yang hampir setiap kecamatan ada.

Vian Wahyudi,ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) komisariat AMB mengkritisi, kebijakan pemerintah daerah yang seolah-oleh terkesan mengindahkan bahaya penyebaran covid 19,izin keramaian tetap diberikan,agenda pariwisata tetap dilaksanakan bahkan tempat hiburan malam melenggang bebas buka saat situasi pandemi seperti ini,hanya ada himbauan penggunaan maskes,sementara duduk dan berkumpul tanpa ada yang menjaga jarak.

“hanya ada himbauan penggunaan masker pada saat acara keramaian,sementara penyelenggara tidak bisa mengantisipasi keramaian dengan tetap menjaga jarak,seperti bazar,kegiatan pemerintah,tempat hiburan malam,agenda oleh raga”,papar Vian.

Vian juga menyesalkan sikap pemerintah yang masih kekeh melaksanakan kegiatannya walau dalam keadaan pandemi seperti ini,percuma sekolah diliburkan,sementara kegiatan pemerintah daerah yang melibatkan pengumpulan masa yang banyak tetap dilaksanakan.

“sekolah diliburkan,sementara kegiatan pemerintah yang melibatkan kerumunan masa dalam jumlah yang besar tetap dilaksanakan,kan aneh,apa sebenarnya pertimbangan pemerintah daerah ini,sementara sampai hari ini sudah ada 109 warga kabuoaten belitung yang terpapar covid 19”,jelas Vian.

Senanda Levi Oktoriza ketua ikatan keluarga pelajar Belitung (IKPB) cabang Belitung juga mengkritisi kebijakan dan kegiatan pemerintah mengadakan Bazar,agenda pariwisata dan membiarkan tempat hiburan malam beroperasi,pemerintah daerah bagi-bagi maskes di pusat kota,tapi kegiatan yang melibatkan masa dengan jumlah besar tetap berjalan,pada akhirnya kan kontras sekali dua kegiatan tersebut.

“kita minta kepada pemerintah daerah secara tegas untuk menutup tempat hiburan malam sementara waktu,dan meminta menghentikan atau meninjau ulang kegiatan pemerintah daerah,yang melibatkan masa dalam jumlah besar,karena wabah ini bukan main-main dan bukan untuk jadi bahan permainan”,pinta Levi. (Al)

Komentar

News Feed