oleh

Kapolres Beltim Hadiri Kegiatan Peresmian Operasi Pasar Bersubsidi Dalam Rangka Stabilisasi Harga Kebutuhan Pokok Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H

-Berita, Daerah-10 views

Polres Belitung Timur_ Hubungan masyarakat- Pada hari Jum’at tanggal 07 Mei 2021, sekira pukul 09.30 Wib sampai dengan selesai di halaman terminal kota Manggar Desa Mekar Jaya Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur dilaksanakan Kegiatan “Peresmian Operasi Pasar Bersubsidi Dalam Rangka Stabilisasi Harga Kebutuhan Pokok Penting Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H Tahun 2021”. 

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Beltim Drs. Burhanudin, Wabup Khairil Anwar, Kapolres Beltim AKBP Jojo Sutarjo SIK. M.H, Kejaksaan Tinggi Beltim Bapak Abdur Khadir, SH, M.H, Asisten 2 bidang perekonomian dan Pembangunan Drs. Khaidir Lutfhi, Kadin DPMPT ( Dinas Pelayanan Modal Pelayan Terpadu ) Drs. Liatim, Pimpinan Bulog Kansilog Belitung, Pimpinan PT. POS Belitung, Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pj. Camat Manggar Bapak Boim, Kades Mekar Jaya.

Dasar operasi murah bersubsidi ini antara lain : 

a. Perpres no. 12 Ta 2021 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah
b. Peraturan kepala FKPP no 18 Ta 2018 tentang swakelola
c. Peraturan Bupati Beltim no. 17 Ta 2021 tentang pelaksanaan pasar murah
d. Surat keputusan Bupati no. 225 tentang harga pelaksanaan pasar murah menjelang hari raya Idul Fitri
e. Surat keputusan Bupati no. 226 tentang masyarakat menerima kupon pasar murah menjelang hari raya Idul Fitri
f. Dukungan pelaksanaan anggaran Ta. 2021

Sebagaimana kita ketahui bersama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional khususnya Hari Raya Idul Fitri fenomena kenaikan harga di beberapa jenis komoditi bahan pokok penting selalu terjadi meskipun kenaikannya tidak di semua komoditi tetapi terjadi dibeberapa komoditi tertentu seperti minyak goreng, gula pasir, cabe rawit, daging ayam ras, daging sapi potong, telur ayam ras hal ini selalu terjadi secara berulang pada setiap tahunnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.

-Pemerintah Daerah terus berupaya secara bertahap untuk dapat mengantisipasi fenomena kenaikan harga ini menjelang hari-hari besar keagamaan terutama hari raya Idul fitri.  Melalui program unggulan daerah stabilisasi harga kebutuhan pokok dan bahan penting lainnya.

  • Dalam pelaksanaan kegiatan Operasi Pasar Murah Bersubsidi Tahun 2021 ini, yang merupakan salah satu Program dan kegiatan 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Belitung Timur sekiranya mampu menahan laju kenaikan harga dan inflasi di beberapa komoditi tertentu.

Bupati Beltim dalam kata sambutannya mengatakan, tujuan dari kegiatan ini tidak lain adalah untuk membantu masyarakat rawan sosial dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H, dimana jumlah paket yang disalurkan yaitu sebesar 8.605 paket yang terdiri dari sbb :
1.Beras Premium 5 kg,
2.Gula Pasir 2 kg,
3.Minyak Goreng 1 liter dan
4.Tepung Terigu 1 kg.

Dengan harga jual tembus dimasyarakat sebesar Rp. 31.500,-. Harga ini sudah disubsidi oleh Pemerintah Daerah yang diterima/dibeli oleh masyarakat yang terdaftar dalam BDTKS Kabupaten Belitung Timur. Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama antar OPD dan Lembaga dan Pemerintah Desa serta Kecamatan sehingga kegiatan ini terlaksana dengan baik dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat penerima. Dengan mengucapkan Bismillahirahmanirrahim, “Operasi Pasar Bersubsidi Dalam Rangka Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok Penting Lainnya Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H Resmi Dibuka”, (pungkas Bupati).

Senada yang disampaikan Bupati, Kepala Kantor Cabang Bulog Beltim Romi Victa Rose mengatakan, terimakasih kepada Pemkab Beltim yang telah berkolaborasi dengan mengajak bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan pangan menjelang Idul Fitri 1442 H tahun ini. Dari target yang di amanahkan bisa terpenuhi sebanyak 8605 paket. Saat ini Bulog sudah berinovasi berubah jauh dari masa masa sebelumnya karena tugas dan fungsinya sekarang 3 pilar penghubung yaitu ketersediaan, keterjangkauan pangan dan stabilisasi harga, (ujarnya).

Keseterdiaan mencakup pengadaan beras dan gabah, keterjangkauan pangan adalah menyalurkan beras bersubsidi kepada masyarakat serta berharap seiring waktu akan selalu memberikan layanan yang terbaik untuk masyarakat karena adanya banyak perubahan perubahan progam kinerja, (pungkasnya). dv/adn ( Sukardi)

Komentar

News Feed