oleh

Proyek Irigasi Retak Retak, Perintah Kadin Untuk Bongkar Tidak Di Laksanakan

-Berita, Daerah-11 views

Proyek pembangun jaringan irigasi dengan anggaran sebesar Rp 1.622.449.000,00,- bersumber dari DAK Penugasan 2021, diduga bermasalah.

Sekretaris LSM Lintar Marjono kepada wartawan mengatakan, ” Hasil infestigasi Rabu  (17/9/2021) di lokasi Irigasi tepatnya di Dusun Pelulusan Desa Nyurok, Kecamatan Dendang di lokasi setempat terlihat beberapa item kondisi bangunan Irigasi tersebut sebagiannya  sudah retak dan pecah-pecah, pembagunan drainase diduga bermasalah diduga dikerjakan asal asalan Bahkan parahnya lagi  drainasenya terlihat seperti sudah lama dikerjakan padahal proyek irigasi tersebut menggunakan anggaran sebesar sebesar Rp 1.622.449.000,00,- bersumber dari DAK Penugasan 2021,” ungkap Marjono

” Beberapa hari sebelumnya Jumat (10/9/2021 setelah mendapatkan informasi tersebut, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Belitung Timur Idwan Fikri turun sidak ke lokasi proyek jaringan daerah irigasi di Desa Nyurok, guna menyaksikan kondisi fisik bangunan proyek tersebut yang diduga hasil pekerjaannya banyak mengalami keretakan dan beliau sangat terkejut dengan kondisi pekerjaan jaringan irigasi tersebut, meminta pihak pelaksana pekerjaan atau kontraktor asal CV Putra Belitung Mandiri (PBM) agar segera membongkar dan memperbaiki kondisi fisik bangunan yang mengalami kerusakan tersebut,” Jelas Marjono

” Namun fakta dilapangan setelah kunjungan Idwan Fikri tersebut, sampai kami turun kelapangan, pihak perusahaan tidak membongkar untuk diperbaiki, terlihat bagian bagian yang retak hanya di tempel dengan semen, ada dugaan pihak perusahan tidak mengindahkan dan menganggap angin lalu,’ jelas Marjono

Staf Dinas PUPR Beltim Adit ketika bertemu dilokasi beralasan pekerjaan CV Putra Belitung Mandiri (PBM) belum dilakukan pembongkaran karena situasi kondisi sering hujan ( Tim )

Komentar

News Feed