oleh

Disbudpar Beltim Diskusi, Sosialisasi Dengan Pokdarwis Dan Pelaku Wisata, Di Pantai Tanjung Tiram

-Berita, Daerah-45 views

Simpang Pesak, Beltim, Belitung Timur yang merupakan bagian dari wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selain mempunyai potensi sumber daya alam dengan hasil pertambangan timahnya, juga dikenal dengan sebutan daerah “Lasykar Pelangi”. Namun tak kalah pentingnya bahwa Belitung Timur juga kaya akan sumber daya alam lainnya yang bisa ditumbuh kembangkan menjadi destinasi wisata unggulan yang mampu bersaing dengan daerah luar.  

Beberapa destinasi wisata memang sudah lebih dahulu ada dan dikenal sampai luar daerah, namun tak dapat dipungkiri saat ini di beberapa Desa muncul kawasan-kawasan wisata baru yang bagus dengan ciri khas dan keunikan  secara tersendiri.

Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) melakukan diskusi dan sosialisasi bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan pelaku wisata, bertempat di Pantai Tanjung Tiram, Desa Simpang Pesak, Belitung Timur, pada Rabu (20/10/2021). 
Hadir pada kegiatan ini, Kepala Desa Simpang Pesak, Suryanto, Kabid Destinasi dan Industri Wisata Disbudpar Beltim, Wiwiek Lestari, S.Kom, Perwakilan dari 34 Pokdarwis se- Beltim, para undangan serta masyarakat setempat. 

Diawal acara, Sukardi selaku Ketua Kelompok Sadar Wisata Desa Simpang Pesak yang juga salah seorang inisiator dalam mengembangkan kawasan Pantai Tanjung Tiram menjadi kawasan wisata. 
Dalam sambutannya, ianya menuturkan, 

“Kawasan ini awalnya hanya sebagai tempat sandar labuh perahu nelayan setempat, kemudian kawasan Pantai Tanjung Tiram ini dikembangkan menjadi salah satu tempat wisata, yang merupakan upaya dari masyarakat secara swadaya. Seperti yang kita lihat, kawasan ini sangat unik dan beda dari tempat lain. Di Pantai Tiram ini, para wisatawan bisa berinteraksi langsung  dengan monyet-monyet liar yang tinggal ditempat ini. Kedepannya kawasan ini kami kembangkan dengan nuansa natural dan memperhatikan faktor ramah lingkungan”, tutur Sukardi. 

Sementara itu Disbudpar Beltim, melalui Kabid Destinasi dan Industri Wisata, Wiwiek Lestari, S.Kom ketika dikonfirmasi media ini menyampaikan, 

“Kegiatan sosialisasi sadar wisata merupakan program pemerintah dalam menciptakan masyarakat yg mencintai potensi alam budaya dan masyarakatnya sendiri melalui ‘Sapta Pesona’ sehingga ada nya kelompok sadar wisata di masing2 Desa. Metode dalam kegiatan ini adalah mensosialisasikan Sapta Pesona oleh Dinas terkait bersama-sama dengan pengelola destinasi yg ada di Belitung Timur. Sharing dan diskusi antar pengelola dengan Disbudpar dan asosiasi2 sektor pariwisata sehingga dpt saling menguatkan dan membantu utk kemajuan pariwisata dan peningkatan perekonomian masyarakat”, ujar Wiwiek. 

Masih dalam kesempatan yang sama,  Kepala Desa Simpang Pesak, Suryanto menyampaikan bahwa ianya sangat mengapreasi sekali upaya masyarakat yang tergabung dalam Pokdarwis Desa dalam hal mengembangkan kawasan Pantai Tanjung Tiram menjadi seperti sekarang ini. Pihaknya juga menyebutkan berkenaan dengan status kawasan, Pemerintah Desa akan kordinasi kepada Dinas terkait. 

“Atas nama Pemerintah Desa Simpang Pesak, saya sangat berterima kasih kepada Pokdarwis Desa kami. Kedepannya kami akan berupaya untuk kordinasi dengan Dinas terkait menyangkut status kawasan ini”, ungkapnya. 

Pantauan media ini di lapangan, acara ini dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan. ( Tim )

Komentar

News Feed