oleh

4 Hari Melaut, Jusmiadi Hilang, Belum Kembali Kerumah

-Berita, Daerah-1.904 views

Nelayan warga Desa Simpang Pesak dusun pesak RT 03 kecamatan Simpang pesak Beltim dikabarkan belum pulang melaut, orang tuapun panik, 2/3/2022.

Pantauan awak media langsung ke rumah orang tua korban, ZuL panggilan sehari harinya mengatakan,” anak saya, pergi melaut, untuk mencari ikan cumi cumi didaerah pulau sekunyit Kecamatan Gantung Beltim, ,dan korban sudah biasa melaut didaerah itu, pada waktu itu korban pergi melaut dari pelabuhan nelayan gantung tepatnya hari Sabtu tanggal 26/2/2022 kemarin, bersama rekannya juhermato alias Ju, dan di susul lagi dari Bibi, yang berangkatnya dari pelabuhan nelayan dusun pesak desa Simpang pesak Beltim mereka bersama sama ingin mencari ikan cumi cumi pada waktu malam hari,” ungkap Zul

Kapal Nelayan, yang digunakan korban Jusmiadi

Menurut keterangan saksi mata rekan korban melaut, Juhermanto mengatakan,” pada hari Minggu 27/2/2022, mereka bertiga udah janjian untuk pergi, pindah bersama sama dari pulau sekunyit ke pulau marai di daerah kecamatan gantung juga untuk pindah lokasi mencari ikan cumi cumi, dan saksi udah melihat korban menghidupkan mesin perahunya untuk sama sama menuju ke pulau marai, selang beberapa menit perjalanan saksi melihat korban memutar balik arah menuju pulau sekunyit lagi dengan jarak pandang kurang lebih 300 m, tetapi saksi tidak menduga akan terjadi seperti ini, karena dilihatnya perahu korban posisi masih berjalan melaju arah kepulau sekunyit dan cuaca waktu itu cerah dan posisi angin barat, dan masih pagi kira kira pukul 8 pagi saat saksi melihat korban, saksi juga sempat mencari korban jelang waktu beberapa jam, tapi korban tidak ditemukan lagi,” ungkap Juhermanto.

Adapun identitas korban, nama Jusmiadi, umur 24 tahun, alamat dusun pesak RT03 desa Simpang pesak kecamatan Simpang pesak Beltim.
sampai berita ini diturunkan pihak Basarnas, Tagana, kepolisian dan pihak terkait masih dalam proses pencarian korban, dengan penyisiran daerah dimana korban’ terlihat terahir oleh saksi, dan keluarga korban berharap supaya korban cepat ditemukan ( Sukardi )

Komentar

News Feed