oleh

Pantai Tanjong Tiram Beltim Diserbu Pengunjung

-Berita, Daerah-417 views

Simpang Pesak Beltim. Wisata pantai Tanjung tiram yang berada di dusun pesak desa Simpang pesak kecamatan Simpang pesak (Beltim) terpantau awak media dilapangan,dari hari raya idul Fitri, kedua, 3/4/2022, sampai hari ketiga 4/4/2022 ramai pengunjung, baik pengunjung lokal maupun diluar daerah. (5/4/2022)

Sukardi ketua Pokdarwis pantai Tanjong tiram desa Simpang pesak mengatakan,” pantai Tanjong tiram ini merupakan pantai yang ada satu satunya didesa simpang pesak, tepatnya di dusun pesak, untuk menempuh kepantai Tanjong tiram ini kalau dari jalan as, masuk kedalam hanya kurang lebih 15 menit udah nyampai kepantai, dengan jarak tempuh kurang lebih 2 km, dari awal pantai ini dibuka pembangunan sarana pantai Tanjong tiram ini hasil dari swadaya masyarakat dan kita mendapatkan dananya dari sumbangan parkir pengunjung pantai Tanjong tiram,” ungkap sukardi.

“Pantai Tanjong tiram ini mempunyai daya tarik pengunjung ada hamparan pasir putih seperti membelah lautan, ada satwa liar seperti monyet yang bisa berinteraksi dengan manusia dan kalau yang suka hiburan seperti menyanyi, ada juga musik karoukean, dan untuk pasilitas pengunjung pantai, kita sudah ada siapkan secara sederhana, seperti musolah, tempat bilas dan WC, untuk sarana air tawar kita beli dulu, mudah mudahan dalam waktu dekat akan kita usahakan bikin sumur, dan penambahan WC umum,” jelas Sukardi.

” Untuk masalah jalan masuk kepantai tanjong tiram ini, memang banyak menjadi keluhan pengunjung apa lagi hari hujan jalan menjadi becek, jadi masalah jalan ini udah kita ajukan kedinas terkait dibantu pemerintah desa Simpang pesak juga, Alhamdulillah sudah ada tanggapannya, Insya Allah tahun 2023 ada rencana pengaspalan jalan walaupun hanya kurang lebih 1 km, karena yang lain masuk dalam kawasan hutan lindung pantai, dan kita akan usahakan proses perijinannya, supaya bisa dibangun juga, jalan ini sangat penting bagi masyarakat setempat terutama, untuk akses jalan nelayan dan pariwisata, saya juga berharap dukungan dari pemerintah kabupaten Belitung timur, provinsi Babel dan pusat, supaya memberikan izin untuk pembangunan akses jalan masyarakat yang masuk dalam kawasan hutan lindung pantai ini,” ungkap Sukardi. (Tim)

Komentar

News Feed