Ngopi Santai Berujung Solusi: Dandim Beltim Pastikan Perbaikan 6 Jembatan

infolintar.com – Beltim – Suasana santai penuh keakraban terasa di salah satu sudut Cafe Tambak Kulong Kero, Desa Padang, Kecamatan Manggar, Jumat (17/04/2026). Di tengah obrolan ringan ditemani kopi panas dan mie rebus, terselip pembahasan serius mengenai kondisi infrastruktur di Kabupaten Belitung Timur (Beltim).

‎Kegiatan audiensi dan silaturahmi yang dipimpin langsung Dandim 0414/Belitung, Letkol Inf. Teguh Adi Setiawan, berlangsung hangat dan terbuka bersama insan pers, LSM, serta tokoh masyarakat Desa Padang.

‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pokja Beltim Suherman, Kasdim Mayor Cke Ikhsan, Danramil 414-02/Manggar Mayor Inf Iwan Setiawan, Danramil 414-05/Kelapa Kampit Lettu Inf Rumawan, serta sejumlah unsur lainnya.

‎Sekitar 30 peserta yang hadir tampak larut dalam suasana diskusi yang cair tanpa sekat formal. Semua duduk sejajar, berdialog terbuka, bahkan sesekali diselingi canda, menciptakan suasana penuh keakraban.

‎Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0414/Belitung, Letkol Inf. Teguh Adi Setiawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmennya untuk menjaga komunikasi dan mempererat silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat di Beltim.

‎“Ini bagian dari menunaikan janji saya saat awal menjabat, untuk kembali bertemu dan bersilaturahmi dengan insan pers, LSM, dan ormas di Kabupaten Beltim,” ungkap Teguh.

‎Perwira yang menjabat sejak Oktober 2025 itu juga memberikan apresiasi kepada insan pers atas perannya dalam menjaga situasi daerah tetap kondusif melalui pemberitaan yang berimbang.

‎“Terima kasih kepada rekan-rekan wartawan, khususnya di Beltim, atas kerja samanya. Alhamdulillah, situasi selama ini berjalan baik dan tidak ada hal yang menonjol,” tambahnya.

‎Enam Jembatan Rusak Segera Ditangani

‎Di balik suasana santai tersebut, Dandim juga mengungkap persoalan penting terkait infrastruktur, khususnya kondisi jembatan di sejumlah titik di Beltim.

‎Berdasarkan hasil pengecekan internal Kodim 0414/Belitung, terdapat sedikitnya enam titik jembatan  yang membutuhkan penanganan segera.

‎“Setelah dilakukan pengecekan oleh staf kami, ada enam titik jembatan yang akan dibangun. Saat ini sudah dikonfirmasi dan akan dilanjutkan dengan pengecekan lapangan untuk menghitung kebutuhan anggaran,” jelasnya.

‎Mantan Danyonif 433/Julu Siri Kostrad itu menambahkan, pembangunan jembatan tersebut akan didukung melalui anggaran dari TNI Angkatan Darat, dengan harapan dapat memperlancar mobilitas masyarakat.

‎“Anggaran ini berasal dari TNI AD. Mudah-mudahan pembangunan ini bisa segera terealisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah terdampak,” katanya.

‎Pertemuan sederhana namun penuh makna ini menjadi bukti bahwa komunikasi informal mampu menjadi ruang efektif dalam menyerap aspirasi sekaligus membangun sinergi antara aparat, masyarakat, dan berbagai elemen di daerah.

Author: Alihaz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *