Artikel:
INFOLINTAR.COM – BELITUNG TIMUR – Bupati Belitung Timur (Beltim) Kamarudin Muten didampingi Kepala Dinas Perhubungan Beltim Amirudin bersama mitra PT Timah dan PT DAK meninjau Kapal Motor Cepat (KMC) Kartini 1 di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/2/2026). Kapal tersebut rencananya akan dihibahkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada Pemerintah Kabupaten Beltim.
Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi kapal yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai sarana transportasi laut guna menunjang konektivitas dari dan menuju Kabupaten Beltim.
Bupati Beltim Kamarudin Muten mengatakan, kehadiran KMC Kartini 1 diharapkan menjadi solusi strategis dalam meningkatkan aksesibilitas wilayah, khususnya jalur transportasi laut yang selama ini masih terbatas.
“Jika kapal ini sudah beroperasi, tentu akan sangat membantu konektivitas Kabupaten Beltim, terutama antar pulau, baik untuk mobilitas masyarakat maupun distribusi barang,” ujar Kamarudin usai peninjauan.
Ia menilai penambahan armada transportasi laut merupakan langkah penting dalam membuka peluang ekonomi daerah. Program tersebut juga sejalan dengan visi dan prioritas Pemerintah Kabupaten Beltim dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Menurutnya, kelancaran arus penumpang dan distribusi barang akan berdampak langsung pada stabilitas harga kebutuhan pokok. Dengan distribusi yang lebih efisien, diharapkan laju inflasi di Kabupaten Beltim dapat ditekan.
“Transportasi yang lancar adalah kunci. Jika distribusi barang tidak terhambat, harga bisa lebih terkendali dan inflasi dapat ditekan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Beltim Amirudin mengungkapkan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, KMC Kartini 1 masih dalam kondisi cukup baik dan dinilai layak untuk dioperasikan. Meski demikian, kapal tetap harus menjalani proses docking untuk memperbaiki sejumlah kerusakan ringan serta memastikan seluruh aspek keselamatan dan teknis sesuai standar pelayaran.
“Kita membawa mitra dari PT Timah yang akan membantu proses docking. Selanjutnya kita menunggu hasil kajian dari PT Timah,” ungkap Amirudin.
Ia menambahkan, Dinas Perhubungan Beltim akan melakukan kajian teknis lanjutan, termasuk perhitungan biaya operasional serta penentuan rute yang paling efektif. Sementara itu, PT Timah dan PT DAK akan merinci desain perbaikan kapal sebelum disampaikan kepada Direktur Utama.
“Setelah proses hibah selesai, kami akan menyiapkan langkah teknis agar kapal ini dapat segera dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat Beltim,” tambahnya.
Dengan dukungan dari mitra seperti PT Timah dan PT DAK, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur optimistis proses pengadaan, perbaikan hingga pengoperasian KMC Kartini 1 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta perekonomian daerah.

Komentar