Beranda / Daerah / Solusi Penguatan Tata Niaga Timah, Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Penambang

Solusi Penguatan Tata Niaga Timah, Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Penambang

BELITUNG TIMUR, infolintar.com – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) terus mencermati perkembangan harga timah yang berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya para penambang. Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, menegaskan bahwa pemerintah daerah memahami situasi yang dihadapi masyarakat dan akan terus memperjuangkan berbagai langkah sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.

‎Menurut Kamarudin, sektor pertimahan hingga saat ini masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Belitung Timur. Oleh karena itu, setiap dinamika yang terjadi perlu disikapi secara bijaksana melalui komunikasi yang intensif serta kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

‎Pemerintah Kabupaten Belitung Timur memahami kondisi yang dirasakan masyarakat. Kami tidak tinggal diam. Berbagai upaya koordinasi terus dilakukan bersama pemerintah provinsi, pemerintah pusat, serta pihak-pihak terkait agar aspirasi masyarakat Belitung Timur dapat tersampaikan dengan baik,” ujar Kamarudin.

‎Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Belitung Timur tidak memiliki kewenangan untuk menentukan harga timah maupun mengatur tata niaga komoditas tersebut. Meski demikian, pemerintah daerah tetap berkomitmen menjalankan perannya sebagai fasilitator dengan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah yang memiliki kewenangan dalam pengambilan kebijakan.

‎Selain memperjuangkan kepentingan masyarakat penambang, Pemkab Beltim juga terus mendorong penguatan sektor-sektor ekonomi lainnya, seperti pertanian, perikanan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta investasi. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan ekonomi daerah agar tidak bergantung pada satu sektor saja.

‎”Kami ingin masyarakat memahami bahwa pemerintah daerah terus bekerja dan mencari solusi sesuai kewenangan yang dimiliki. Semangat kami adalah menjaga kesejahteraan masyarakat Belitung Timur melalui kolaborasi dan komunikasi yang baik dengan semua pihak,”tambahnya.

‎Pemerintah Kabupaten Belitung Timur berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, pelaku usaha, dan masyarakat dapat menghasilkan solusi yang mampu memperkuat tata niaga timah sekaligus menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tengah dinamika harga komoditas tersebut.(Sukardi)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *