Beranda / Daerah / Warga Desa Nyuruk Curhat Langsung ke Bupati Beltim, Jalan Rusak hingga Air Bersih Jadi Sorotan!

Warga Desa Nyuruk Curhat Langsung ke Bupati Beltim, Jalan Rusak hingga Air Bersih Jadi Sorotan!

BELITUNG TIMUR – infolintar.com – Berbagai persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat Desa Nyuruk, mulai dari kesehatan, infrastruktur jalan, ketersediaan air bersih, pendidikan hingga kelistrikan, menjadi sorotan dalam dialog terbuka bersama Bupati Belitung Timur (Beltim), Kamarudin Muten, didampingi Wakil Bupati Khairil Anwar, Minggu (1/11/2026) pagi.
‎
‎Dialog tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Beranjuk De Kampong, sebuah upaya pemerintah daerah untuk mendengar secara langsung aspirasi, keluhan, serta kebutuhan masyarakat di tingkat desa.
‎
‎Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Nyuruk, Gurdi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Bupati bersama rombongan yang bahkan menyempatkan diri menginap di Desa Nyuruk.
‎
‎Menurut Gurdi, kehadiran langsung kepala daerah menjadi kesempatan berharga bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini membutuhkan perhatian dan penanganan pemerintah.
‎
‎“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Bupati bersama rombongan atas kunjungannya dan telah menginap di Desa Nyuruk. Ada beberapa hal yang kami sampaikan, mulai dari masalah kesehatan, jalan, air bersih, pendidikan, hingga kelistrikan,” ujar Gurdi.
‎
‎Ia berharap berbagai persoalan yang telah disampaikan dalam dialog tersebut tidak hanya menjadi catatan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui langkah konkret sesuai kebutuhan masyarakat.
‎
‎Gurdi juga mengungkapkan bahwa dalam dialog terbuka tersebut, Bupati telah memberikan tanggapan terhadap sejumlah aspirasi yang disampaikan warga.
‎
‎“Mudah-mudahan segala kesulitan ataupun permasalahan di desa kami nantinya dapat teratasi. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat memang perlu mendapat perhatian,” harapnya.
‎
‎Lebih lanjut, Gurdi menilai komunikasi secara langsung antara pemerintah daerah dan masyarakat sangat penting. Dengan turun ke lapangan, pemerintah dapat mengetahui kondisi sebenarnya, termasuk berbagai kendala yang mungkin tidak sepenuhnya terlihat melalui laporan administratif.
‎
‎Ia pun berharap program Beranjuk De Kampong dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar aspirasi masyarakat dari desa ke desa dapat terserap dan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan pembangunan daerah.
‎
‎“Harapan kami, pemerintah daerah terus turun ke masyarakat agar lebih mengetahui apa saja kesulitan yang dihadapi dan apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, sehingga bisa ditindaklanjuti,” pungkasnya. (Sukardi).
‎

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *