Momentum Kebangkitan UMKM dan Ekonomi Lokal

infolintar.com – Belitung – Pemerintah Kabupaten Belitung melalui Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Tenaga Kerja (DKUKMPTK) resmi membuka Belitung Expo 2026 sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Tanjungpandan (HJKT) ke-188.

‎Kegiatan yang berlangsung di kawasan Pantai Wisata Tanjung Pendam pada 1–5 Juli 2026 itu mengusung tema “Menuju Kota Global Berbasis Maritim dan Budaya, UMKM Sehat, Naik Kelas dan Bermartabat.” Selain menjadi ajang hiburan, Belitung Expo juga menjadi wadah promosi produk lokal dan penguatan ekonomi daerah.

‎Kepala DKUKMPTK Belitung, Annyta, mengatakan Belitung Expo tahun ini diikuti 183 stand yang terdiri dari pelaku UMKM, instansi pemerintah, BUMN, swasta, koperasi, hingga komunitas.

‎Stand tersebut meliputi 24 UMKM kuliner tradisional, 28 jajanan kekinian, 18 coffee shop, 10 kriya, 40 UMKM berkembang, 15 PKL, serta puluhan stand layanan publik, OPD, pemerintah provinsi, perusahaan swasta, koperasi, dan instansi vertikal.

‎Belitung Expo 2026 juga menghadirkan hiburan dari sejumlah artis, di antaranya penyanyi KDI asal Bangka Belitung Yendri dan penyanyi dangdut koplo nasional Jihan Audi.

‎Annyta menyebut nilai transaksi Belitung Expo terus meningkat dalam tiga tahun terakhir, yakni Rp1,015 miliar pada 2023, Rp1,278 miliar pada 2024, dan Rp1,308 miliar pada 2025. Namun, menurutnya, target utama tahun ini bukan sekadar omzet, melainkan memperluas pembinaan agar UMKM mampu naik kelas.

‎​Di tempat yang sama, Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, menegaskan bahwa momentum Hari Jadi Kota Tanjungpandan ke-188 harus dijadikan titik balik untuk menumbuhkan semangat baru dalam membangun daerah, terutama dalam memperkuat daya saing wilayah.

‎​”Belitung saat ini sedang bergerak cepat memperkuat dan menata Kota Tanjungpandan ke arah pariwisata yang berkelanjutan. Kami juga terus memperjuangkan optimalisasi konektivitas penerbangan serta mengembalikan rasa bangga kita yang mendalam sebagai orang Belitung,” tegas Djoni dalam pidato sambutannya.

‎​Bupati menambahkan, Belitung Expo jangan hanya dilihat sebagai deretan tenda jualan biasa. Lebih dari itu, ini adalah ruang inkubasi bagi tumbuhnya kreativitas, inovasi, dan rasa percaya diri masyarakat terhadap produk lokal (local pride). Ia mengingatkan bahwa pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi multidimensi yang solid antara masyarakat, pelaku UMKM, dunia usaha, instansi vertikal, hingga jajaran Forkopimda.

‎​Mengakhiri arahannya, Bupati Djoni Alamsyah secara khusus mengajak seluruh warga Belitung dan para wisatawan yang sedang berkunjung untuk meramaikan lokasi acara di Pantai Tanjung Pendam selama lima hari ke depan.

‎​”Saya mengajak seluruh masyarakat untuk hadir setiap hari di Belitung Expo 2026. Kalau tidak sempat pagi hari, datanglah siang, sore, ataupun malam hari. Di sinilah ruang interaksi nyata antara masyarakat dengan para pelaku UMKM kita terjadi, yang pada akhirnya akan menggerakkan dan menghidupkan ekonomi kerakyatan kita,” pungkas Djoni

Author: Alihaz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *