infolintar.com – Belitung Timur – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur melalui Dinas Kesehatan menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Percepatan Capaian Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Tahun 2026 di Rumah Makan Fega Manggar, Senin (22/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten, unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, kepala puskesmas, serta berbagai pemangku kepentingan sebagai upaya memperkuat koordinasi dan menyusun strategi percepatan capaian program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Kabupaten Belitung Timur.
Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, mengatakan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis merupakan salah satu program prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang lebih merata dan mudah diakses.
Menurutnya, program tersebut menjadi langkah penting dalam mendorong deteksi dini berbagai penyakit sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara lebih cepat dan tepat.
”Cek Kesehatan Gratis merupakan program prioritas nasional untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui layanan kesehatan yang lebih merata dan memperluas akses bagi seluruh masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti lanjut usia,” ujar Kamarudin.
Ia mengungkapkan, hingga 16 Juni 2026 capaian Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kabupaten Belitung Timur telah mencapai 23,87 persen. Capaian tersebut, kata dia, merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak sekaligus menjadi tantangan untuk meningkatkan cakupan pelayanan kepada masyarakat.
”Capaian ini patut kita apresiasi sebagai hasil kerja bersama, sekaligus menjadi motivasi untuk terus memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Kamarudin juga meminta seluruh unsur yang terlibat, khususnya Tim Pemeriksaan Kesehatan Gratis Kabupaten Belitung Timur, agar terus memperkuat koordinasi, kolaborasi dan sosialisasi sehingga semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan tersebut.
”Melalui kegiatan koordinasi dan evaluasi ini, saya berharap kita dapat menyamakan langkah, memperkuat komitmen serta menyusun strategi yang lebih efektif agar pelaksanaan CKG di Kabupaten Beltim berjalan optimal dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” tambahnya.
Perkuat Strategi Jemput Bola
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Timur, Dianita Fitriani, mengatakan capaian PKG di daerah itu saat ini masih berada di kisaran 24 persen. Karena itu, pihaknya terus membangun dan memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mencapai target yang telah ditetapkan.
”Yang dilakukan hari ini adalah membangun dan memperkuat kolaborasi, supaya seluruh unsur dan stakeholder strategis dapat membantu tim kesehatan dalam meningkatkan capaian PKG,” ujar Dianita.
Menurut Dianita, berbagai kegiatan pemeriksaan kesehatan sebenarnya telah rutin dilakukan oleh tenaga kesehatan. Namun, tingkat antusiasme dan akses masyarakat terhadap program tersebut masih belum optimal.
”Sebetulnya tim kesehatan sudah melaksanakan berbagai upaya, tetapi ternyata belum semua masyarakat merasa membutuhkan atau antusias terhadap program ini,” katanya.
Ia menjelaskan, tantangan terbesar yang dihadapi di lapangan adalah masih banyak sasaran yang tidak datang atau belum memanfaatkan layanan PKG meskipun sosialisasi dan edukasi telah dilakukan.
”Kendalanya adalah sasaran yang diharapkan datang justru tidak hadir. Yang datang biasanya masyarakat yang memang rutin melakukan pemeriksaan kesehatan,” ungkapnya.
Untuk meningkatkan capaian, Dinas Kesehatan terus memperkuat strategi jemput bola melalui pelayanan langsung kepada masyarakat. Upaya tersebut telah dilakukan sejak tahun sebelumnya dengan menurunkan tim kesehatan ke lapangan.
Selain itu, berbagai inovasi juga dilakukan oleh puskesmas, seperti pelayanan kesehatan di pasar, kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga pelayanan setelah salat Jumat guna mendekatkan akses layanan kepada masyarakat.
Dinas Kesehatan mencatat sasaran Pemeriksaan Kesehatan Gratis meliputi kelompok usia sekolah dan remaja, dewasa hingga lanjut usia. Jenis pemeriksaan yang dilakukan mencakup deteksi dini faktor risiko penyakit, pemeriksaan status gizi, tekanan darah, kesehatan mata, serta berbagai penyakit tidak menular.
Melalui kegiatan koordinasi dan evaluasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur berharap sinergi seluruh pihak semakin kuat sehingga pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dapat menjangkau masyarakat lebih luas dan mendukung terwujudnya masyarakat Belitung Timur yang sehat, produktif, dan sejahtera.
**(Vis)**
